Masjid Al Falah Resmi Berdiri, Harapan Baru Kebangkitan Umat di Natar! MUI: Bukan Sekadar Rumah Ibadah, Tapi Pusat Peradaban Islam

KABAR NEGERI PLUS | NATAR, LAMPUNG SELATAN – Sebuah babak baru dalam perjalanan syiar Islam di Kecamatan Natar resmi dimulai. Berdirinya Masjid Al Falah yang megah bersamaan dengan peresmian Sekretariat Idaroh Gusniah Kecamatan Natar menjadi simbol lahirnya harapan baru bagi penguatan ukhuwah, dakwah, dan pembangunan peradaban Islam di Kabupaten Lampung Selatan.

Momentum bersejarah yang berlangsung pada Minggu, 6 Juli 2026, itu mendapat apresiasi dan doa dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Natar. Melalui sebuah flyer resmi, MUI menyampaikan ucapan selamat, sukses, dan penuh keberkahan atas diresmikannya dua fasilitas keagamaan yang dinilai akan menjadi tonggak penting dalam pembinaan umat.

Ketua MUI Kecamatan Natar, Dr. KH. Achmad Sarbanun, M.Pd.I, menyampaikan bahwa kehadiran Masjid Al Falah tidak boleh dimaknai hanya sebagai bangunan fisik semata. Menurutnya, masjid harus menjadi pusat lahirnya generasi yang berilmu, berakhlak, serta menjadi motor penggerak persatuan umat.

“Kami mengucapkan selamat atas diresmikannya Masjid Al Falah dan Sekretariat Idaroh Gusniah Kecamatan Natar. Semoga Allah SWT menjadikan Masjid Al Falah bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat peradaban, pembinaan umat, pendidikan Islam, serta kebangkitan syiar Islam di Kecamatan Natar dan Kabupaten Lampung Selatan,” ujar KH. Achmad Sarbanun.

Dalam flyer resmi yang diterbitkan MUI Kecamatan Natar, tampak megahnya Masjid Al Falah dengan dominasi warna putih, kubah besar yang elegan, serta menara tinggi yang menjulang ke langit. Kemegahan arsitektur modern bernuansa Islami tersebut menjadikan Masjid Al Falah sebagai ikon baru Kecamatan Natar.

Selain menjadi tempat pelaksanaan ibadah, masjid ini diharapkan mampu menampung jamaah dalam jumlah besar sekaligus menjadi pusat berbagai kegiatan keagamaan, pendidikan, sosial, hingga pembinaan generasi muda Islam.

Pada kesempatan yang sama, turut diresmikan Sekretariat Idaroh Gusniah Kecamatan Natar. Organisasi ini merupakan wadah silaturahmi sekaligus ruang pengabdian bagi para Gus dan Ning, putra-putri para kiai pengasuh pondok pesantren, yang memiliki peran strategis dalam menjaga tradisi dakwah, pendidikan Islam, serta nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah.

Keberadaan sekretariat tersebut diharapkan mampu memperkuat koordinasi, kolaborasi, dan pengembangan program-program keumatan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

Peresmian Masjid Al Falah dan Sekretariat Idaroh Gusniah juga dipandang sebagai momentum mempererat sinergi antara ulama, umara, dan masyarakat dalam membangun kehidupan yang religius, harmonis, dan berkeadaban.

Antusiasme masyarakat yang hadir menunjukkan besarnya harapan terhadap hadirnya dua institusi tersebut. Warga berharap Masjid Al Falah menjadi pusat lahirnya kegiatan keagamaan yang semakin hidup, memperkuat persaudaraan umat, serta menjadi cahaya yang menerangi kehidupan spiritual masyarakat Natar dan Lampung Selatan secara luas.

Dengan berdirinya Masjid Al Falah sebagai ikon baru Kecamatan Natar, harapan akan tumbuhnya generasi Islam yang kuat, berilmu, dan berakhlakul karimah kini menemukan rumah barunya. Dari masjid inilah, semangat dakwah dan persatuan umat diharapkan terus menyala, menginspirasi, serta membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat.

(Dok. Kabar Negeri Plus/Jakfar

 

About The Author

Bagikan Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *