HOAKS DAN RADIKALISME TAK BOLEH DIBERI RUANG!” — Partai Buruh Lampung Serukan Perlawanan Bersama, Dukung Polisi Jaga Keutuhan NKRI.

Kabar Negeri Plus | Bandarlampung — Ancaman terhadap persatuan bangsa kini tidak selalu datang dalam bentuk konflik terbuka. Di era digital, gelombang informasi palsu, provokasi, hingga penyebaran paham radikalisme dan intoleransi dinilai menjadi tantangan serius yang dapat menggerus persatuan masyarakat jika tidak diantisipasi secara bersama-sama.

Menyikapi kondisi tersebut, Exco Partai Buruh Provinsi Lampung menyatakan dukungan penuh kepada Kepolisian Republik Indonesia dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), khususnya melalui upaya pencegahan penyebaran hoaks, paham radikal, dan sikap intoleran yang berpotensi mengancam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ketua Exco Partai Buruh Provinsi Lampung, Sulaiman Ibrahim, menegaskan bahwa menjaga persatuan bangsa bukan hanya menjadi tugas aparat penegak hukum semata, melainkan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.

“Keutuhan NKRI adalah harga mati. Kami mendukung penuh langkah Kepolisian dalam menangkal hoaks, radikalisme, dan intoleransi.

Sinergi antara masyarakat dan aparat keamanan harus terus diperkuat agar situasi yang aman, damai, dan kondusif dapat terus terjaga,” tegas Sulaiman, Jumat (30/5).

Menurutnya, derasnya arus informasi yang beredar melalui media sosial sering kali dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk menyebarkan narasi yang memecah belah masyarakat.

Karena itu, diperlukan kewaspadaan kolektif agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

Ia juga menyoroti pentingnya keterlibatan organisasi kemasyarakatan, organisasi pers, tokoh agama, tokoh adat, hingga kalangan pendidik dalam membangun benteng sosial yang kuat terhadap berbagai bentuk ancaman ideologi yang bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan.

“Hoaks dan radikalisme adalah ancaman nyata yang dapat merusak sendi-sendi persatuan bangsa. Peran organisasi pers, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta aparat kepolisian sangat strategis dalam memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat, terutama generasi muda, agar tidak mudah terpengaruh oleh paham yang bertentangan dengan konstitusi dan semangat kebhinekaan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sulaiman mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus memperkuat rasa persaudaraan, menjaga kerukunan antarwarga, serta mengedepankan semangat gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat.

Menurutnya, stabilitas keamanan tidak akan terwujud tanpa adanya kesadaran bersama untuk menjaga persatuan di tengah keberagaman yang menjadi kekuatan bangsa Indonesia.

“Ketika seluruh elemen bangsa bersatu, maka ruang bagi penyebar hoaks, provokator, dan kelompok yang ingin memecah belah bangsa akan semakin sempit.
Persatuan adalah benteng terkuat bangsa ini,” katanya.

Partai Buruh Lampung berharap kolaborasi yang terus terbangun antara masyarakat, organisasi sosial, media, tokoh agama, dan aparat penegak hukum dapat melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas dan kritis dalam menerima informasi, tetapi juga memiliki komitmen kuat untuk menjaga persatuan, kedamaian, serta keutuhan NKRI di tengah berbagai tantangan zaman.

“Melawan hoaks, menolak radikalisme, dan menjaga persatuan bukan sekadar slogan. Ini adalah tanggung jawab bersama demi masa depan Indonesia yang aman, damai, dan tetap utuh dalam bingkai NKRI,” pungkas Sulaiman.

(Dok.KN +/A.syalahhuddin)

 

About The Author

Bagikan Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *