
Perempuan Jadi Motor Perubahan Desa! Gubernur Mirza Satukan Kekuatan Srikandi Jaga Desa dengan Program Desaku Maju
KABAR NEGERI PLUS | JAKARTA
Masa depan desa tidak lagi hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh keberanian perempuan mengambil peran sebagai penggerak perubahan. Pesan inilah yang ditegaskan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal saat menghadiri Pelantikan dan Pengukuhan Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Dewan Pimpinan Daerah (DPD), serta Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Srikandi Jaga Desa dalam rangka Musyawarah Nasional (Munas) Perdana Srikandi Jaga Desa di Jakarta, Jumat (3/7/2026) malam.
Kehadiran orang nomor satu di Provinsi Lampung tersebut menjadi penegasan bahwa pembangunan desa tidak akan mencapai hasil maksimal tanpa keterlibatan aktif perempuan sebagai penggerak ekonomi, penjaga ketahanan keluarga, sekaligus pengawas jalannya pembangunan di tingkat desa.
Srikandi Jaga Desa merupakan organisasi perempuan di bawah naungan Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) yang hadir membawa semangat memperkuat kapasitas perempuan desa agar mampu menjadi mitra strategis pemerintah desa dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan.
Komitmen tersebut sejalan dengan Program Desaku Maju, program unggulan Pemerintah Provinsi Lampung yang menempatkan desa sebagai episentrum pertumbuhan ekonomi baru berbasis potensi lokal. Program ini dirancang untuk melahirkan desa-desa yang mandiri, produktif, dan mampu bersaing melalui penguatan ekonomi kerakyatan.
Melalui Program Desaku Maju, Pemerintah Provinsi Lampung terus mengakselerasi berbagai bentuk pemberdayaan masyarakat desa, mulai dari penyediaan alat produksi pertanian seperti dryer hasil panen dan pupuk organik cair (POC), pelatihan vokasi guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia, penguatan kelembagaan BUMDes, koperasi, serta UMKM desa, hingga pembangunan infrastruktur perdesaan dan penguatan ketahanan pangan.
Dalam konteks tersebut, keberadaan Srikandi Jaga Desa dinilai memiliki peran strategis sebagai penghubung antara masyarakat dan pemerintah dalam memperkuat pemberdayaan perempuan, mendorong tumbuhnya UMKM desa, meningkatkan perlindungan terhadap perempuan dan anak, sekaligus mengawal transparansi serta kualitas pembangunan desa.
Sinergi antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Srikandi Jaga Desa diharapkan mampu melahirkan desa-desa yang tidak hanya berkembang secara ekonomi, tetapi juga memiliki ketahanan sosial yang kuat, dengan perempuan sebagai salah satu pilar utama penggeraknya.
Mengusung semangat “Perempuan Berdaya, Desa Berjaya, Indonesia Maju,” kolaborasi ini menjadi bukti bahwa pembangunan desa yang berkelanjutan tidak cukup hanya dengan membangun infrastruktur, tetapi juga harus membangun manusianya. Ketika perempuan diberi ruang untuk tumbuh dan memimpin, desa akan semakin tangguh, ekonomi rakyat semakin kuat, dan cita-cita Indonesia maju semakin dekat menjadi kenyataan.
(Dok.KN +/Admin)

