
Api melalap saat kemarau, Mengeringkan Pesisir Barat! Dua Rumah Ludes dalam Hitungan Menit, Dugaan Korsleting Listrik Jadi Sorotan
PESISIR BARAT | KABAR NEGERI PLUS – Di tengah kemarau panjang yang membuat Pesisir Barat semakin rentan terhadap ancaman kebakaran, musibah kembali datang tanpa ampun. Dalam hitungan menit, kobaran api melahap dua rumah warga di Pemangku Jambatan, Pekon Sukamarga, Kecamatan Bangkunat, Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.
Peristiwa ini bukan sekadar kebakaran biasa. Saat cuaca kering melanda selama berbulan-bulan, sedikit saja pemicu dapat berubah menjadi bencana besar. Dugaan sementara mengarah pada korsleting arus listrik di rumah milik M. Wazfar. Dari titik itulah, api diduga menyambar dengan cepat, membesar tanpa mampu dikendalikan, lalu merembet ke rumah milik M. Safaruddin.
Dalam waktu singkat, dua rumah rata dengan tanah. Seluruh harta benda yang berada di dalam bangunan diduga ikut dilalap si jago merah. Nilai kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah, menyisakan kepedihan mendalam bagi para korban yang kini kehilangan tempat tinggal beserta seluruh isi rumah mereka.
Di tengah kepanikan, semangat gotong royong warga menjadi benteng terakhir. Dengan peralatan seadanya, masyarakat berjibaku memadamkan api agar tidak terus menjalar ke bangunan lain. Upaya itu akhirnya berhasil menyelamatkan rumah milik M. Muslihi, yang berada tepat di dekat lokasi kebakaran.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, musibah ini kembali menjadi pengingat keras bahwa ancaman kebakaran meningkat drastis saat musim kemarau berkepanjangan, terlebih jika instalasi listrik di rumah tidak dalam kondisi aman.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab kebakaran masih diduga berasal dari korsleting listrik dan menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak berwenang. Sementara itu, warga berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait segera turun tangan memberikan bantuan darurat, mulai dari kebutuhan pokok, tempat tinggal sementara, hingga dukungan pemulihan bagi keluarga yang kehilangan tempat tinggal.
Musibah di Bangkunat juga menjadi alarm bagi seluruh masyarakat Pesisir Barat. Kemarau yang belum menunjukkan tanda-tanda berakhir menuntut kewaspadaan lebih tinggi terhadap potensi kebakaran, terutama dengan memastikan instalasi listrik tetap layak dan aman, sehingga bencana serupa tidak kembali merenggut harta benda warga.
(Dok.KN +/Rodi saputra)

