
Misteri Grand Max Terbakar di Bypass Bandar Lampung! Diduga Angkut BBM Subsidi Ilegal, Sopir Menghilang Tanpa Jejak
BANDAR LAMPUNG | KABAR NEGERI PLUS – Ledakan api yang melalap sebuah mobil Daihatsu Grand Max di Jalan Soekarno-Hatta (Bypass), Kecamatan Tanjung Senang, Kota Bandar Lampung, Rabu (29/7/2026) malam, bukan hanya mengejutkan pengguna jalan. Peristiwa ini juga memunculkan tanda tanya besar setelah muncul dugaan kendaraan tersebut digunakan untuk mengangkut BBM subsidi hasil pengecoran. Yang lebih mencurigakan, saat petugas tiba di lokasi, pengemudi raib, sementara dokumen kendaraan pun tidak ditemukan.
Mobil bernomor polisi BE 8047 AMI itu terbakar hebat hingga nyaris hangus total. Rekaman video kejadian yang beredar luas di media sosial langsung menyedot perhatian publik. Dalam video tersebut, perekam menyebut kendaraan itu diduga merupakan mobil pengangkut BBM subsidi yang diperoleh melalui praktik pembelian berulang atau pengecoran.
“Telah terjadi kebakaran diduga sementara mobil pembawa BBM pengecoran di Bypass Jalan Soekarno-Hatta, Tanjung Senang,” ujar perekam dalam video yang viral di media sosial.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung, Anthoni Irawan, membenarkan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 23.21 WIB. Tiga unit armada dari Pos Siaga Tanjung Senang, Pos Siaga Labuhan Ratu, dan Markas Komando Tendean langsung diterjunkan ke lokasi dan tiba hanya tiga menit kemudian.
Petugas berjibaku memadamkan kobaran api yang telah melahap hampir seluruh badan kendaraan. Proses pemadaman baru berhasil dituntaskan sekitar pukul 00.26 WIB. Sebanyak 12 personel dikerahkan dengan menghabiskan dua tangki air.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp40 juta.
Menurut Anthoni, informasi awal di lapangan mengarah pada dugaan korsleting pada sistem pengapian kendaraan. Percikan api diduga menyambar tangki bahan bakar sehingga kobaran api dengan cepat membesar dan menghanguskan kendaraan.
Namun, fakta yang paling menyita perhatian justru terungkap setelah api berhasil dipadamkan. Pemilik maupun pengemudi kendaraan tidak berada di lokasi, bahkan surat-surat kendaraan juga tidak ditemukan.
“Pemilik maupun pengemudi kendaraan belum dapat diidentifikasi karena saat kebakaran terjadi pengemudi diduga langsung meninggalkan lokasi. Surat-surat kendaraan juga tidak ditemukan,” ungkap Anthoni.
Meski isu mengenai mobil tersebut diduga mengangkut BBM subsidi ilegal terus menjadi perbincangan di media sosial, hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian yang membenarkan ataupun membantah dugaan tersebut. Status kendaraan dan muatan yang dibawanya masih menjadi bagian dari proses penyelidikan aparat berwenang.
Peristiwa ini pun memunculkan berbagai pertanyaan di tengah masyarakat. Benarkah mobil tersebut terkait praktik penyalahgunaan BBM subsidi? Mengapa pengemudi memilih meninggalkan lokasi saat kendaraan terbakar? Seluruh jawabannya kini berada di tangan aparat penegak hukum yang tengah mengusut penyebab kebakaran sekaligus menelusuri dugaan aktivitas ilegal di balik insiden yang menghebohkan Kota Bandar Lampung itu.
(Dok.KN +/Admin)

