
TAKBIR BERGEMA, RIBUAN WARGA MENANTI DAGING KURBAN!” — Bupati Tanggamus Turun Langsung Saksikan Penyembelihan 7 Sapi dan 28 Kambing untuk Kaum Duafa.
Kabar Negeri Plus | Tanggamus — Suasana haru dan penuh semangat kebersamaan mewarnai pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di Masjid Agung Nurul Faizin Islamic Center Kota Agung, Rabu (27/5/2026).
Di tengah gema takbir Idul Adha 1447 Hijriah, Bupati Tanggamus Moh. Saleh Asnawi hadir langsung menyaksikan proses penyembelihan hewan kurban yang tahun ini mencapai tujuh ekor sapi dan 28 ekor kambing untuk masyarakat kurang mampu.
Didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Tanggamus Mahmudah Saleh, kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Tanggamus itu menjadi simbol kuat bahwa Idul Adha bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum nyata memperkuat solidaritas sosial dan kepedulian terhadap warga kecil.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Tanggamus, para staf ahli bupati, asisten, kepala OPD, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP), pengurus TP-PKK, Kabag Protokol, hingga Camat Kota Agung.
Dalam sambutannya, Bupati Tanggamus menegaskan bahwa ibadah kurban memiliki makna yang jauh lebih besar dibanding sekadar penyembelihan hewan.
“Idul Adha mengajarkan kita tentang keikhlasan, kepedulian, dan rasa syukur. Saya berharap masyarakat yang memiliki kemampuan terus meningkatkan kesadaran untuk berkurban, baik sapi, kambing, maupun secara patungan.
Karena manfaatnya sangat besar bagi masyarakat miskin dan menjadi bagian penting dari ibadah sosial,” tegas Saleh Asnawi.
Ia juga mengingatkan bahwa setiap rezeki yang diterima manusia sejatinya memiliki hak untuk dibagikan kepada sesama, terutama kepada mereka yang hidup dalam keterbatasan.
“Implementasi rasa syukur itu salah satunya melalui kurban. Kita diberi kesehatan, umur panjang, dan rezeki selama bertahun-tahun, maka sudah sepatutnya kita menyisihkan sebagian untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan,” lanjutnya.
Tak hanya menjadi simbol keagamaan, pembagian daging kurban tahun ini juga dipastikan menyasar langsung masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Bupati menegaskan prioritas utama diberikan kepada fakir miskin, anak yatim, serta warga sekitar lingkungan Islamic Center Kota Agung.
“Prioritasnya jelas, untuk fakir miskin, anak yatim, dan masyarakat sekitar agar manfaat kurban benar-benar dirasakan oleh warga yang membutuhkan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Tanggamus Henri Fatra mengungkapkan bahwa total hewan kurban yang disembelih tahun ini diperkirakan menghasilkan sekitar 2.000 bungkus daging kurban.
“Yang dipotong hari ini ada tujuh sapi dan sekitar 28 kambing. Insya Allah menghasilkan kurang lebih 2.000 bungkus daging kurban,” jelas Henri Fatra.
Menurutnya, distribusi daging kurban tidak hanya difokuskan kepada warga sekitar, tetapi juga akan dikirim ke panti asuhan dan pondok pesantren di wilayah Kabupaten Tanggamus.
“Panti asuhan kita kirim, pondok pesantren juga kita kirim. Semoga membawa manfaat dan keberkahan bagi masyarakat,” katanya.
Pelaksanaan kurban di Islamic Center Kota Agung tahun ini menjadi gambaran nyata bagaimana semangat gotong royong dan kepedulian sosial terus hidup di tengah masyarakat Tanggamus.
Di saat banyak warga berharap uluran tangan di momentum hari raya, ribuan bungkus daging kurban itu menjadi simbol hadirnya kepedulian pemerintah kepada rakyat kecil.
“Semoga tahun depan jumlah hewan kurban semakin meningkat dan manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat,” tandas Henri.
(Dok.KN +/M.Natshir)

