
Tinggal 8 Hari Lagi Menuju Wukuf di Arafah!” — Umat Islam Diajak Bersiap Menyambut Hari yang Disebut Paling Agung dalam Setahun.
Kabar Negeri Plus | Religi — Waktu terus bergerak. Tanpa terasa, umat Islam kini telah memasuki hitungan 8 hari menuju Wukuf di Padang Arafah, sebuah momentum suci yang disebut sebagai puncak ibadah haji dan salah satu hari paling mulia dalam Islam.
Di tengah hiruk-pikuk dunia, banyak orang mungkin belum menyadari bahwa hari-hari menjelang Arafah sejatinya adalah musim pengampunan, saat langit disebut terbuka lebar dan doa-doa manusia diangkat tanpa penghalang.
Wukuf di Arafah yang jatuh pada 9 Dzulhijjah bukan sekadar rangkaian ibadah haji.
Dalam banyak kajian ulama, hari itu disebut sebagai momentum ketika Allah SWT membanggakan hamba-hamba-Nya di hadapan para malaikat.
Bahkan, Rasulullah SAW menyebut tidak ada hari di mana Allah lebih banyak membebaskan manusia dari api neraka selain Hari Arafah.
Kini, hanya tersisa 8 hari lagi menuju momen agung tersebut. Umat Islam pun diingatkan agar tidak melewatkan hari-hari istimewa ini hanya dengan kesibukan dunia semata.
Sebab, amal ibadah di awal Dzulhijjah disebut memiliki keutamaan yang sangat besar, bahkan melebihi jihad di jalan Allah kecuali jihad yang dilakukan dengan seluruh jiwa dan harta tanpa kembali sedikit pun.
Para tokoh agama mengajak masyarakat mulai memperbanyak istighfar, sedekah, membaca Al-Qur’an, memperbaiki shalat, hingga menyiapkan diri untuk menjalankan puasa Arafah bagi yang tidak berhaji.
Puasa Arafah sendiri diyakini mampu menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.
Tak sedikit umat Islam yang menjadikan momen menjelang Arafah sebagai waktu untuk memperbaiki hubungan dengan sesama, meminta maaf kepada orang tua, memperbanyak doa untuk keluarga, serta memohon jalan hidup yang lebih baik kepada Allah SWT.
“Jangan tunggu sampai Hari Arafah tiba baru sibuk beribadah. Justru 10 hari pertama Dzulhijjah inilah waktu emas yang harus dimanfaatkan sejak sekarang,” ujar seorang dai dalam ceramahnya yang viral di media sosial.
Di Tanah Suci, jutaan jamaah haji mulai bersiap menyambut perjalanan spiritual menuju Padang Arafah.
Sementara di berbagai penjuru dunia, umat Islam yang tidak berhaji juga dianjurkan ikut menghidupkan suasana ibadah dengan dzikir dan amal saleh.
Delapan hari tersisa bukan sekadar hitungan waktu. Bagi banyak orang beriman, ini adalah panggilan langit — kesempatan yang belum tentu datang kembali tahun depan.
(Dok.KN +/Admin)

