
IKBA SP45TA Resmi Dikukuhkan, Alumni SMP 4 dan SMP 5 Bandar Lampung Satukan Kekuatan: Bukan Sekadar Nostalgia, Tapi Bergerak dan Bermanfaat
BANDAR LAMPUNG | Kabar Negeri Plus – Ikatan Keluarga Besar Alumni SMP 4 Tanjung Karang dan SMP 5 Bandar Lampung (IKBA SP45TA) resmi memiliki kepengurusan periode 2026–2029. Prosesi pelantikan dan pengukuhan berlangsung pada Minggu, 9 Agustus 2026, dengan membawa semangat baru: menjadikan ikatan alumni bukan sekadar wadah silaturahmi, tetapi organisasi yang mampu memberi manfaat bagi alumni, almamater, serta masyarakat.
Pengukuhan tersebut menjadi momentum penting bagi perjalanan organisasi alumni yang menghimpun lulusan SMP Negeri 4 Tanjung Karang dan SMP Negeri 5 Bandar Lampung.
Prosesi diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Ketua Umum IKBA SP45TA Nomor 001/SK/IKBA-SP45TA/VII/2026 tentang penetapan susunan kepengurusan periode 2026–2029.
Dalam surat keputusan tersebut disebutkan, penyusunan kepengurusan dilakukan demi menjamin kelancaran roda organisasi sekaligus mewujudkan visi dan misi IKBA SP45TA.
Nama-nama yang tercantum dalam lampiran SK dinyatakan telah memenuhi pertimbangan untuk menjalankan amanah organisasi berdasarkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga serta hasil musyawarah besar yang telah dilaksanakan sebelumnya.
Dengan ditetapkannya kepengurusan baru, para pengurus diberi mandat untuk menjalankan roda organisasi sesuai AD/ART dan program kerja yang telah ditetapkan.
Kepengurusan Baru, Amanah Baru
Dalam struktur kepengurusan periode 2026–2029, posisi Ketua Umum dipercayakan kepada Bairul Al Farisi, alumni 1985.
Ia didampingi jajaran pengurus harian dan sejumlah bidang yang dirancang untuk memperkuat kerja organisasi.
Di antaranya bidang organisasi dan keanggotaan, sosial dan pengabdian masyarakat, keagamaan dan pendidikan, UMKM dan dana, olahraga seni dan budaya, kemitraan dan hubungan antar-lembaga, humas dan media, serta hukum dan advokasi.
Struktur tersebut menunjukkan bahwa IKBA SP45TA tidak hanya ingin bergerak pada urusan internal alumni, tetapi juga menyiapkan ruang kontribusi yang lebih luas.
Bidang hukum dan advokasi, misalnya, diarahkan menjadi salah satu instrumen organisasi dalam memberikan kontribusi sekaligus pendampingan sesuai kapasitas dan kebutuhan alumni maupun masyarakat.
Pengurus Mengucapkan Janji, Komitmen Bukan Seremonial
Setelah pembacaan SK, seluruh pengurus yang telah ditetapkan mengikuti prosesi pengukuhan dan pengucapan janji.
Di hadapan kepala sekolah, dewan penasihat, para alumni dan tamu undangan, para pengurus menyatakan kesediaan menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab.
Komitmen tersebut antara lain mencakup kesetiaan terhadap Pancasila dan UUD 1945, kepatuhan terhadap AD/ART organisasi, menjalankan tugas dengan amanah, jujur dan ikhlas, menjaga nama baik almamater, serta menjunjung tinggi kehormatan organisasi.
Para pengurus juga berkomitmen mengutamakan kepentingan organisasi, memperkuat persaudaraan dan menjaga persatuan sesama alumni.
Dengan demikian, pengukuhan tidak berhenti pada seremoni pelantikan, tetapi menjadi titik awal untuk membuktikan apakah kepengurusan baru mampu menerjemahkan komitmen tersebut menjadi kerja nyata.
Tongkat Estafet dari Pengurus Lama
Dalam kesempatan tersebut, IKBA SP45TA juga memberikan penghargaan kepada Wahyu Edi Trijayanto, yang sebelumnya dipercaya memimpin organisasi.
Penyerahan plakat menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusinya dalam membangun serta meletakkan fondasi organisasi alumni.
Ketua Umum IKBA SP45TA yang baru menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pengurus sebelumnya yang dinilai telah meletakkan dasar organisasi sehingga keberadaan IKBA SP45TA dapat terus berkembang.
Pergantian kepemimpinan pun diharapkan bukan menjadi pemutus perjalanan, melainkan estafet untuk melanjutkan sekaligus memperkuat apa yang telah dibangun sebelumnya.
Bairul Al Farisi: Ini Bukan Akhir, Tapi Tonggak Perjuangan
Dalam sambutannya, Ketua Umum IKBA SP45TA periode 2026–2029, Bairul Al Farisi, menegaskan bahwa prosesi pengukuhan bukanlah akhir dari sebuah perjalanan.
Menurutnya, pengukuhan justru merupakan awal dari amanah dan tanggung jawab yang lebih besar.
“Prosesi pengukuhan bukanlah sebuah akhir perjuangan. Ini adalah sebuah tonggak perjuangan. Amanah yang diberikan kepada kita adalah sebuah kepercayaan,” tegasnya.
Ia meminta seluruh jajaran pengurus menjaga solidaritas, kekompakan dan semangat kebersamaan.
Menurutnya, dalam waktu dekat organisasi akan menyusun program kerja yang diharapkan menjadi pijakan bagi seluruh pengurus dalam menjalankan roda organisasi.
Lebih jauh, Bairul menekankan adanya tiga unsur kemanfaatan yang harus menjadi orientasi IKBA SP45TA.
Pertama, memberikan manfaat bagi alumni. Kedua, memberikan manfaat bagi almamater atau sekolah. Ketiga, memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.
“Ini merupakan komitmen IKBA SP45TA untuk bergerak ke depan dan memenuhi tiga unsur kemanfaatan tersebut,” ujarnya.
Namun, ia menyadari bahwa kerja pengurus tidak akan maksimal tanpa dukungan seluruh alumni.
Karena itu, Bairul membuka ruang seluas-luasnya bagi para alumni untuk memberikan gagasan, usulan, kritik maupun masukan.
Menurutnya, organisasi harus menjadi rumah bersama yang terbuka terhadap berbagai pemikiran demi kemajuan IKBA SP45TA.
Kepala Sekolah: Alumni Harus Peduli dan Bermanfaat
Dukungan terhadap keberadaan IKBA SP45TA juga disampaikan Kepala SMP Negeri 5 Bandar Lampung.
Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi terhadap antusiasme para alumni yang tetap menjaga hubungan dengan almamater meskipun telah bertahun-tahun meninggalkan bangku sekolah.
Ia menilai semangat para alumni menjadi modal penting untuk membangun hubungan yang lebih kuat antara organisasi alumni dengan sekolah.
Menurutnya, keberadaan alumni tidak hanya penting untuk menjaga silaturahmi, tetapi juga dapat memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan almamater.
Ia mengajak seluruh alumni SMP 4 dan SMP 5 Bandar Lampung untuk terus memperkuat ikatan persaudaraan.
“Baik suka maupun duka, mari bersama-sama saling menolong dalam berbagai hal,” pesannya.
Kepala sekolah juga mengapresiasi berbagai prestasi yang telah ditorehkan para siswa SMP Negeri 5 Bandar Lampung, baik di bidang akademik maupun nonakademik.
Prestasi tersebut, menurutnya, menjadi bagian dari identitas almamater yang harus terus dijaga dan dikembangkan.
Karena itu, dukungan alumni dinilai sangat penting agar prestasi dan nama baik sekolah dapat terus dipertahankan.
Dari Silaturahmi Menuju Gerakan Nyata
Pengukuhan kepengurusan IKBA SP45TA periode 2026–2029 akhirnya bukan sekadar agenda seremonial.
Di balik pelantikan dan pembacaan SK, tersimpan tantangan yang jauh lebih besar: membuktikan bahwa organisasi alumni mampu memberikan manfaat nyata.
IKBA SP45TA kini memiliki kepengurusan baru, struktur organisasi yang lebih lengkap dan sejumlah bidang yang diproyeksikan menjadi mesin kerja organisasi.
Namun, ujian sebenarnya baru dimulai setelah acara pelantikan berakhir.
Program kerja, konsistensi pengurus, partisipasi alumni, serta keberanian organisasi menjawab kebutuhan almamater dan masyarakat akan menjadi ukuran sejauh mana amanah tersebut mampu diwujudkan.
Dengan semangat persaudaraan dan tiga orientasi kemanfaatan—untuk alumni, almamater dan masyarakat—IKBA SP45TA periode 2026–2029 diharapkan tidak berhenti sebagai nama dalam sebuah SK.
Organisasi ini ditantang untuk hadir, bergerak dan meninggalkan jejak nyata.
Sebab, alumni bukan hanya tentang dari mana seseorang pernah bersekolah, tetapi juga tentang apa yang bisa dilakukan setelah meninggalkan bangku sekolah untuk almamater dan lingkungan di sekitarnya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan doa bersama, foto bersama, serta persiapan rapat kerja untuk merumuskan program-program IKBA SP45TA ke depan.
(Dok.KN +/Admin)

