
Muslimat NU Lampung Menggema! Harlah ke-80 Jadi Ajang Konsolidasi Akbar di Universitas Lampung.
Kabar Negeri Plus | Ahad, 26 April 2026
BANDAR LAMPUNG – Ribuan kader tumpah ruah, semangat menggelora, dan satu tekad menguat: memperkokoh peran perempuan dalam pengabdian umat.
Itulah potret peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-80 Muslimat Nahdlatul Ulama yang digelar megah di Gedung Serba Guna (GSG) Universitas Lampung, Minggu (26/4/2026).
Sejak pagi, kawasan kampus di Jalan Sumantri Brojonegoro dipadati peserta dari berbagai kabupaten/kota se-Lampung. Spanduk raksasa, gema salawat, hingga antusiasme kader menjadi penanda kuat bahwa momentum ini bukan sekadar seremoni—melainkan konsolidasi besar organisasi perempuan terbesar di Indonesia.
Sorotan utama tertuju pada kehadiran Khofifah Indar Parawansa selaku Ketua Umum Dewan Pembina PP Muslimat NU.
Kehadirannya menjadi energi tersendiri bagi para kader, sekaligus mempertegas pentingnya peran strategis Muslimat NU dalam pembangunan bangsa berbasis nilai keislaman dan kebangsaan.
Dari jajaran pengurus wilayah, tampak hadir Ketua PW Muslimat NU Lampung Dra. Fita Nahdia Adegan, M.Pd., bersama Sekretaris Asmawati, M.Pd., yang turut mengawal jalannya kegiatan penuh khidmat dan semangat kebersamaan.
Harlah ke-80 ini menjadi penanda perjalanan panjang Muslimat NU sejak berdiri pada 1946.
Selama delapan dekade, organisasi ini konsisten bergerak di bidang keagamaan, sosial, pendidikan, serta pemberdayaan perempuan—menjadi garda terdepan dalam memperkuat peran perempuan dalam kehidupan bermasyarakat.
Tak hanya peringatan, kegiatan ini juga diisi dengan agenda sosialisasi yang bertujuan memperkuat konsolidasi internal serta mempertegas arah program kerja Muslimat NU di Lampung.
Langkah ini dinilai penting untuk menjawab tantangan zaman sekaligus memperluas kontribusi nyata di tengah masyarakat.
Kehadiran akademisi, tokoh masyarakat, hingga pejabat daerah turut menambah bobot acara.
Harlah ke-80 Muslimat NU di Lampung pun tak sekadar meriah—tetapi juga menjadi simbol kebangkitan, soliditas, dan kesiapan organisasi dalam menghadapi masa depan.
Dok: KN+ Jakfar S

