Bukan Sekadar Arisan! Hans Hery Paat Kobarkan Semangat Persatuan Emak-Emak Lampung: “Jangan Mau Dipecah, Jadilah Garda Terdepan Pengawal Program Prabowo”

KABAR NEGERI PLUS | BANDAR LAMPUNG

Di tengah berbagai dinamika sosial dan politik yang terus berkembang, sebuah pertemuan sederhana justru melahirkan pesan besar tentang persatuan, pemberdayaan ekonomi, dan komitmen mengawal pembangunan nasional. Suasana hangat dalam arisan rutin bulanan Srikandi Fajar Berkah Lampung pada Senin (6/7/2026) berubah menjadi forum penuh inspirasi ketika Dewan Pembina Srikandi Fajar Berkah sekaligus Ketua DPW Partai PRIMA Lampung, Hans Hery Paat, hadir menyapa ratusan emak-emak yang selama ini dikenal sebagai kelompok relawan tangguh dalam kontestasi Pilgub Lampung.

Kelompok perempuan yang beberapa bulan lalu menjadi bagian dari barisan pendukung pasangan Rahmat Mirzani Djausal (Mirza) dan Jihan Nurlela itu kembali menegaskan eksistensinya. Namun kali ini bukan untuk menghadapi pesta demokrasi, melainkan memperkuat persaudaraan dan mendorong peran nyata perempuan dalam pembangunan.

Dalam sambutannya, Hans Hery Paat mengingatkan bahwa kekuatan terbesar sebuah organisasi bukan terletak pada jumlah anggotanya, melainkan pada soliditas dan rasa persaudaraan yang terus dijaga. Ia mengingatkan agar seluruh pengurus maupun anggota tidak mudah terprovokasi oleh perbedaan pandangan yang justru berpotensi memecah persatuan.

“Silaturahmi adalah fondasi utama organisasi. Jangan sampai persaudaraan yang telah dibangun bertahun-tahun rusak hanya karena perbedaan pendapat yang tidak prinsip. Perbedaan adalah hal yang wajar, tetapi persatuan harus selalu menjadi prioritas,” tegas Hans di hadapan para peserta yang menyambut pesannya dengan tepuk tangan meriah.

Menurut Hans, perempuan, khususnya para ibu, memiliki posisi strategis dalam menentukan arah masa depan keluarga sekaligus masyarakat. Karena itu, ia mengajak seluruh anggota Srikandi Fajar Berkah untuk terus meningkatkan kapasitas diri, memperkuat semangat gotong royong, dan berani mengambil peran dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui berbagai kegiatan produktif.

“Jadilah mak-mak hebat yang tidak hanya mengurus rumah tangga, tetapi juga mampu mengangkat perekonomian keluarga, membantu sesama, dan ikut membangun bangsa. Perempuan adalah tiang keluarga. Jika perempuan kuat, maka keluarga akan kuat, dan jika keluarga kuat, bangsa pun akan semakin kokoh,” ujarnya.

Tidak hanya berbicara mengenai pemberdayaan perempuan, Hans juga mengajak seluruh anggota Srikandi Fajar Berkah untuk menjadi bagian dari gerakan nasional dalam mengawal berbagai program kerakyatan yang sedang dijalankan Presiden Prabowo Subianto.

Menurutnya, berbagai kebijakan pemerintah yang berpihak kepada rakyat memerlukan dukungan serta pengawasan dari seluruh elemen masyarakat agar benar-benar dirasakan manfaatnya hingga ke tingkat desa dan lingkungan terkecil.

“Kita jangan hanya menjadi penonton. Mari kita menjadi garda terdepan dalam mengawal program-program Presiden Prabowo agar benar-benar sampai kepada masyarakat. Program yang baik harus didukung, dikawal, dan dipastikan tepat sasaran sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan rakyat,” ungkapnya.

Hans menegaskan bahwa semangat kebersamaan yang selama ini dibangun Srikandi Fajar Berkah harus menjadi modal utama dalam mendukung pembangunan daerah maupun nasional. Baginya, organisasi perempuan bukan sekadar wadah berkumpul, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk melahirkan gagasan, menjaga persatuan, dan menjadi mitra pemerintah dalam membangun kesejahteraan masyarakat.

Acara arisan yang berlangsung penuh kekeluargaan itu pun menjadi bukti bahwa organisasi perempuan mampu menjadi ruang konsolidasi sosial, ekonomi, sekaligus kebangsaan. Canda tawa yang mengiringi jalannya kegiatan berpadu dengan semangat kebersamaan yang semakin menguatkan tekad seluruh anggota untuk terus bergerak, berkarya, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Melalui pertemuan tersebut, Srikandi Fajar Berkah Lampung kembali menunjukkan bahwa kekuatan emak-emak bukan hanya terlihat saat momentum politik berlangsung, tetapi juga dalam menjaga persatuan, membangun ekonomi keluarga, dan menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan Indonesia yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.

(Dok.KN +/Admin)

 

About The Author

Bagikan Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *