“SUARA TANGGAMUS MENGUDARA KE DUNIA!” — Bupati Saleh Asnawi Resmi Buka BOTA-CAMPOTA di Pantai Cukuh Batu, Wisata Tanggamus Dipromosikan hingga Mancanegara.

Tanggamus | Kabar Negeri Plus — Pantai Cukuh Batu, Kota Agung, berubah menjadi pusat gaung promosi wisata internasional saat ratusan pegiat radio amatir berkumpul dalam ajang Beaches On The Air (BOTA) dan Camping On The Air (CAMPOTA), Sabtu, 2 April 2026.

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Bupati Tanggamus Moh. Saleh Asnawi itu bukan sekadar ajang komunitas biasa.

Dari bibir pantai Teluk Semaka, nama Tanggamus disebut-sebut berpeluang “terbang” menembus frekuensi dunia hingga Amerika, Inggris, Brasil, bahkan Rusia.

Dalam sambutannya, Bupati Saleh Asnawi menegaskan bahwa kegiatan BOTA-CAMPOTA menjadi momentum strategis memperkenalkan potensi wisata Tanggamus ke level nasional hingga internasional.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tanggamus, saya mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta.

Terima kasih telah menjadikan Tanggamus sebagai lokasi kegiatan,” ujar Saleh Asnawi di hadapan peserta dan tamu undangan.

Ia menilai, kekuatan utama Tanggamus terletak pada kekayaan alamnya yang lengkap — mulai dari garis pantai Teluk Semaka sepanjang 202 kilometer hingga kawasan pegunungan dan perbukitan yang masih alami.

“Kegiatan seperti ini bukan hanya mempererat silaturahmi antar komunitas, tetapi juga menjadi media promosi daerah yang sangat efektif,” tegasnya.

Ajang BOTA sendiri merupakan aktivitas komunikasi radio amatir yang dilakukan dari kawasan pantai, sementara CAMPOTA menggabungkan komunikasi radio dengan kegiatan berkemah di alam terbuka.

Kombinasi keduanya dinilai mampu memperkuat solidaritas komunitas sekaligus memperkenalkan destinasi wisata daerah secara luas.

Di tengah semangat kegiatan, Bupati juga mengingatkan seluruh peserta agar menjaga kebersihan lingkungan dan tetap menghormati budaya lokal selama berada di wilayah Tanggamus.

Turut hadir dalam pembukaan kegiatan tersebut, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Tanggamus Suhartono, Kepala Dinas Pariwisata, Kepala Dinas Perhubungan, Camat Kota Agung, serta Lurah Pasar Madang dan Baros.

Sementara itu, Ketua ORARI Lokal Tanggamus Heridwan Ghozali mengungkapkan bahwa peserta datang dari berbagai daerah seperti Lampung, Palembang, Bogor, hingga Banten.

Menurutnya, kekuatan komunikasi radio amatir memungkinkan nama Tanggamus dikenal hingga mancanegara apabila kondisi propagasi radio sedang baik.

“Kalau propagasi bagus, komunikasi bisa sampai ke luar negeri seperti Amerika, Brasil, Inggris, bahkan Rusia.
Dari situ mereka bisa tahu Tanggamus,” ujar Heridwan.

Ia juga menyebut, BOTA-CAMPOTA di Tanggamus menjadi salah satu kegiatan terbesar yang pernah digelar komunitas radio amatir di daerah tersebut, terlebih mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah.

Tak berhenti di kawasan pantai, ORARI Lokal Tanggamus bahkan mulai menyiapkan pengembangan konsep wisata komunikasi radio berbasis pegunungan melalui program Summits On The Air (SOTA) yang direncanakan berlangsung di wilayah Gisting dan Ulubelu.

Kegiatan BOTA-CAMPOTA sendiri berlangsung selama dua hari dan resmi ditutup pada Minggu, 3 April 2026, pukul 10.00 WIB.

(Dok. KN+/M. Nashir)

 

About The Author

Bagikan Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *