Hari Pertama Sekolah, MBG Lampung Diawasi Ketat! Wagub Jihan Turun Langsung, Bukan Sekadar Bagi Makan—Seluruh Rantai Distribusi Diperiksa

KABAR NEGERI PLUS | INVESTIGASI – Bandar Lampung — Hari pertama masuk sekolah menjadi ujian nyata bagi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Lampung. Di tengah sorotan publik terhadap kualitas makanan, distribusi, hingga pengelolaan anggaran, Pemerintah Provinsi Lampung memilih tidak hanya menerima laporan di atas meja. Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, turun langsung ke lapangan untuk memastikan program nasional tersebut benar-benar berjalan sesuai standar.

Peninjauan dilakukan di SD Negeri 01 Ketapang dan SMP YPPL Panjang, Kota Bandar Lampung, Senin (13/7). Di kedua sekolah itu, Wagub menyaksikan langsung proses pembagian makanan, menyapa para siswa dan guru, sekaligus menggali informasi mengenai kualitas menu yang diterima peserta didik.

Hasil pemantauan menunjukkan pelaksanaan MBG pada hari pertama sekolah berlangsung tertib dan mendapat sambutan positif dari para siswa. Para guru juga menyampaikan bahwa distribusi makanan berjalan lancar tanpa kendala berarti.

Namun, pengawasan tidak berhenti di ruang kelas. Setelah meninjau sekolah, Wagub Jihan bergerak menuju Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Panjang. Di lokasi inilah seluruh proses penyediaan makanan diperiksa, mulai dari penyusunan menu, pemenuhan standar gizi, penerapan SOP, kelengkapan perizinan, hingga kesiapan sarana dan prasarana pendukung.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan bahwa kualitas MBG tidak hanya terlihat saat makanan diterima siswa, tetapi juga terjamin sejak proses pengolahan di dapur.

Dalam kesempatan itu, Wagub Jihan turut memberikan perhatian khusus terhadap pengelolaan limbah makanan. Ia mendorong agar sisa makanan tidak berakhir menjadi sampah, melainkan diolah menjadi kompos atau dimanfaatkan sebagai pakan maggot sehingga memiliki nilai ekonomi sekaligus mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Pemerintah Provinsi Lampung juga menegaskan bahwa pengawasan MBG akan terus diperketat melalui koordinasi bersama Badan Gizi Nasional dan Kejaksaan RI. Evaluasi berkala, inspeksi lapangan, transparansi menu dan harga, serta pelibatan koperasi, UMKM, dan BUMDes dalam penyediaan bahan pangan menjadi bagian dari sistem pengawasan agar program berjalan tepat sasaran.

BACA JUGA :

MBG Kembali Bergulir, Pengawasan Diperketat! Gubernur Lampung Turun Langsung, Ada Catatan Penting yang Jadi Alarm Evaluasihttps://kabarnegeriplus.com/index.php/2026/07/14/mbg-kembali-bergulir-gubernur-lampung-awasi-distribusi-dapur-sppg/

Dengan pengawasan menyeluruh dari dapur hingga ke meja makan siswa, Pemerintah Provinsi Lampung berharap Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya menjadi program pembagian makanan, tetapi benar-benar mampu meningkatkan kualitas gizi, kesehatan, dan tumbuh kembang generasi muda di Lampung.

(Dok.KN +/Admin)

 

About The Author

Bagikan Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *