
Pelayanan Berhenti Sejenak, Nasionalisme Bergerak! Tepat Pukul 10.00 WIB, Semua Berdiri dan Indonesia Raya Menggema di BPJS Kesehatan Bandar Lampung.
KABAR NEGERI PLUS | BANDAR LAMPUNG.
Di tengah hiruk-pikuk pelayanan publik yang nyaris tak pernah berhenti, ada pemandangan berbeda yang setiap hari terjadi di Kantor BPJS Kesehatan Cabang Bandar Lampung. Tepat ketika jarum jam menunjukkan pukul 10.00 WIB, seluruh aktivitas pelayanan dihentikan sejenak. Pegawai menghentikan pekerjaannya, masyarakat yang tengah mengurus administrasi ikut berdiri, begitu pula para tamu yang sedang berada di dalam gedung.
Dalam suasana yang khidmat, lagu kebangsaan Indonesia Raya berkumandang, mengingatkan bahwa di atas setiap tugas pelayanan, ada semangat pengabdian kepada bangsa yang harus terus dijaga.
Bagi sebagian orang, momen itu mungkin hanya berlangsung beberapa menit. Namun bagi BPJS Kesehatan Cabang Bandar Lampung, kebiasaan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun budaya kerja yang berwawasan kebangsaan sekaligus menanamkan nilai-nilai nasionalisme dalam kehidupan sehari-hari.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bandar Lampung, Herman, menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar seremonial atau rutinitas administratif. Menurutnya, menyanyikan lagu Indonesia Raya setiap hari merupakan bentuk penghormatan terhadap simbol negara sekaligus pengingat bahwa setiap insan pelayanan publik memiliki tanggung jawab moral untuk mengabdi kepada masyarakat dan menjaga persatuan bangsa.
“Setiap hari tepat pukul 10.00 WIB, seluruh pegawai, pengunjung, maupun tamu yang berada di lingkungan kantor diwajibkan berdiri sejenak untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya. Ini merupakan bentuk penanaman jiwa kebangsaan dan nasionalisme yang harus terus dipelihara sebagai warga negara Indonesia,” ujar Herman.
Ia menjelaskan bahwa pelayanan publik yang berkualitas tidak hanya ditentukan oleh kecepatan, ketepatan, dan profesionalisme, tetapi juga oleh karakter para pelaksananya. Aparatur yang memiliki kecintaan terhadap bangsa diyakini akan bekerja dengan penuh integritas, menjunjung tinggi etika, serta mengutamakan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi.
Karena itu, penghentian aktivitas pelayanan selama beberapa menit setiap hari tidak dipandang sebagai hambatan. Sebaliknya, momentum tersebut menjadi investasi karakter yang memperkuat semangat kebersamaan, disiplin, serta rasa tanggung jawab seluruh insan BPJS Kesehatan dalam menjalankan amanah pelayanan publik.
Menariknya, budaya tersebut tidak hanya melibatkan pegawai. Seluruh masyarakat yang sedang berada di ruang pelayanan, termasuk tamu dan mitra kerja, turut diajak berdiri menghormati lagu kebangsaan. Momen itu menjadi simbol bahwa nasionalisme adalah milik bersama, tanpa memandang jabatan, profesi, maupun latar belakang.
Di tengah derasnya arus globalisasi yang kerap mengikis rasa cinta tanah air, langkah sederhana yang dilakukan BPJS Kesehatan Cabang Bandar Lampung menjadi pesan bahwa nasionalisme tidak harus diwujudkan melalui tindakan besar. Ia dapat tumbuh dari kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten, dimulai dari lingkungan kerja.
Melalui budaya kerja yang memadukan profesionalisme dengan nilai-nilai kebangsaan, BPJS Kesehatan Cabang Bandar Lampung berharap dapat membentuk sumber daya manusia yang tidak hanya unggul dalam memberikan pelayanan, tetapi juga memiliki karakter, integritas, loyalitas kepada negara, serta semangat pengabdian kepada masyarakat.
Sebab pada akhirnya, pelayanan publik yang terbaik bukan hanya tentang seberapa cepat masyarakat dilayani, melainkan juga tentang bagaimana setiap aparatur negara tetap menempatkan cinta tanah air sebagai ruh dalam setiap pengabdian yang dijalankan.
(Dok.KN +/Admin)

