“Rp77 Miliar Dibakar di Tepi Laut!” — Polda Lampung Musnahkan Puluhan Kilo Sabu, Ratusan Ribu Jiwa Disebut Terselamatkan.

Bandar Lampung | Kabar Negeri Plus — Asap pemusnahan narkotika membumbung tinggi di kawasan Krematorium Lempasing, Kamis (7/5/2026).

Di lokasi itu, puluhan kilogram sabu dan puluhan butir ekstasi hasil pengungkapan kasus besar jaringan narkoba dimusnahkan oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Lampung dalam sebuah operasi yang disebut sebagai pukulan telak terhadap peredaran gelap narkotika di Provinsi Lampung.

Tak tanggung-tanggung, barang bukti yang dimusnahkan mencapai 42,8 kilogram sabu dan 40 butir ekstasi.

Jika berhasil beredar di tengah masyarakat, nilai ekonomis narkotika tersebut diperkirakan mencapai Rp77,8 miliar lebih.

Pemusnahan dilakukan secara terbuka dan disaksikan sejumlah unsur penegak hukum sebagai bentuk transparansi proses penanganan perkara narkotika.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh AKBP M. Elviza Tamrin bersama jajaran penyidik Ditresnarkoba.

Dalam keterangannya, aparat menegaskan bahwa pemusnahan barang bukti ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk nyata perang terhadap jaringan narkoba yang terus mencoba merusak generasi muda.

“Ini bukan hanya soal barang bukti yang dimusnahkan, tetapi soal nyawa masyarakat yang berhasil diselamatkan dari ancaman narkotika,” ungkap salah satu pejabat dalam kegiatan tersebut.

Berdasarkan estimasi aparat, pengungkapan dan pemusnahan narkotika tersebut berhasil menyelamatkan sekitar 216.332 jiwa dari potensi penyalahgunaan narkoba.

Angka itu menjadi alarm keras bahwa Lampung masih menjadi wilayah yang rawan dijadikan jalur maupun pasar peredaran gelap narkotika.

Kegiatan pemusnahan turut dihadiri perwakilan dari Pengadilan Tinggi Lampung, Kejaksaan Tinggi Lampung, serta berbagai satuan kerja di lingkungan Polda Lampung.

Langkah tegas ini mendapat perhatian publik, terutama di tengah meningkatnya kekhawatiran masyarakat terhadap maraknya peredaran narkoba yang menyasar kalangan muda hingga lingkungan pendidikan.

Polda Lampung menegaskan komitmennya untuk terus memburu jaringan pengedar dan bandar narkoba tanpa kompromi.

Aparat juga mengajak masyarakat untuk berani melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan peredaran gelap narkotika.

(Dok.KN +/Admin)

 

About The Author

Bagikan Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *