
Stok Darah Tak Boleh Krisis!” — P2SM Lampung Bergerak Bangun Kolaborasi Besar dengan PMI Provinsi.
Bandar Lampung | Kabar Negeri Plus — Di tengah tingginya kebutuhan darah dan pentingnya kesiapsiagaan layanan kemanusiaan, Organisasi Penggerak Pelestari Sosial Masyarakat (P2SM) Lampung mengambil langkah nyata.
Tidak sekadar wacana, P2SM mulai membangun kekuatan kolaborasi dengan Unit Donor Darah Pembina PMI Provinsi Lampung demi memperkuat ketahanan stok darah di daerah.
Komitmen itu ditunjukkan melalui agenda silaturahmi dan audiensi resmi yang digelar bersama Unit Donor Darah (UDD) Pembina PMI Provinsi Lampung pada Kamis, 7 Mei 2026.
Kedatangan jajaran pengurus P2SM Lampung disambut langsung oleh Plt. Kepala UDD Pembina PMI Provinsi Lampung, dr. Zam Zanariah Ibrahim, Sp.S., M.Kes., beserta jajaran di Kantor UDD Pembina PMI Provinsi Lampung, Bandar Lampung.
Pertemuan tersebut menjadi langkah awal membangun sinergi strategis antara organisasi sosial masyarakat dengan lembaga pelayanan darah guna menjawab tantangan kebutuhan darah yang terus meningkat di Lampung.
Ketua P2SM Lampung, Arizal, menegaskan bahwa kolaborasi dengan lembaga kesehatan resmi menjadi bagian penting agar gerakan sosial yang dijalankan memiliki dampak nyata serta berjalan sesuai standar medis dan prosedur yang berlaku.
“Kami ingin memperkenalkan visi, misi, serta program kerja P2SM secara langsung.
Fokus utama kami ialah membangun kolaborasi kegiatan donor darah massal bersama anggota dan seluruh jejaring mitra P2SM Lampung,” ujar Arizal.
Dalam audiensi tersebut, Ketua Pelaksana Kegiatan, Ali Sutiyono, turut memaparkan sejumlah agenda strategis yang menjadi fokus pembahasan bersama UDD PMI Lampung.
Beberapa poin utama yang dibahas antara lain penguatan sinergitas program sosial kemanusiaan melalui gerakan donor darah sukarela, persiapan teknis pelaksanaan donor darah skala besar dalam rangka Hari Donor Darah Sedunia 2026, hingga pembahasan prosedur kerja sama pelayanan darah berkelanjutan jangka panjang.
Kegiatan donor darah massal yang dirancang nantinya disebut akan melibatkan berbagai mitra strategis dan jaringan sosial P2SM di Lampung, sebagai bentuk gerakan kolektif untuk membantu masyarakat yang membutuhkan transfusi darah.
Audiensi tersebut juga dihadiri jajaran pengurus inti P2SM Lampung di antaranya Herman Nur Hosen selaku Wakil Ketua I, Erlan Wakil Ketua II, Azhari Kabid Organisasi, Agus Kabid Program, serta Erival selaku Kabid Media dan Publikasi.
Melalui langkah ini, P2SM Lampung ingin menunjukkan bahwa gerakan sosial bukan hanya sebatas kegiatan seremonial, melainkan aksi nyata yang menyentuh kebutuhan kemanusiaan paling mendasar: ketersediaan darah bagi masyarakat yang membutuhkan.
(Dok.KN +/Admin)

