
Pintu Taubat Masih Terbuka Hari Ini
Kabar Negeri Plus | Subuh Menguatkan Iman
(Rubrik Dakwah Harian – 29 Juni 2026 | Hari 29 Penutup Menuju Akhir Juni 2026)
Assalāmu‘alaikum warahmatullāhi wabarakātuh.
Kabar Negeri Plus mengajak kita melanjutkan perjalanan dakwah di penghujung bulan Juni.
Kemarin kita merenungkan pertanyaan yang sangat dalam: bagaimana jika hari ini adalah hari terakhir kita?
Pertanyaan itu mungkin membuat sebagian hati merasa takut.
Mungkin membuat sebagian orang teringat akan dosa-dosa yang pernah dilakukan.
Mungkin membuat sebagian orang merasa jauh dari Allah.
Namun Islam tidak hanya mengajarkan rasa takut.
Islam juga mengajarkan harapan.
Dan hari ini kita akan merenungkan salah satu kabar paling menenangkan dalam kehidupan seorang hamba.
Yaitu bahwa pintu taubat masih terbuka.
Alhamdulillāhi rabbil ‘ālamīn, naḥmaduhu wa nasta‘īnuhu wa nastaghfiruh, wa na‘ūdzu billāhi min syurūri anfusinā wa min sayyi’āti a‘mālinā.
Tidak ada manusia yang sempurna.
Tidak ada manusia yang tidak pernah berbuat salah.
Tidak ada manusia yang tidak pernah jatuh.
Karena manusia memang tempatnya khilaf dan dosa.
Namun yang membedakan manusia bukanlah banyak sedikitnya kesalahan.
Melainkan apakah ia mau kembali kepada Allah atau tidak.
Dalil
قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَىٰ أَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللَّهِ ۚ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا ۚ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ
“Katakanlah, wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sungguh, Dia Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”
(QS Az-Zumar [39]: 53)
Inti Pesan
Ayat ini adalah salah satu ayat yang paling memberi harapan dalam Al-Qur’an.
Perhatikan bagaimana Allah memanggil:
“Wahai hamba-hamba-Ku.”
Bahkan kepada mereka yang telah banyak berbuat dosa.
Allah masih memanggil mereka sebagai hamba-Nya.
Allah tidak memerintahkan mereka untuk berputus asa.
Allah tidak mengatakan bahwa mereka sudah terlambat.
Allah tidak menutup pintu rahmat-Nya.
Sebaliknya, Allah memanggil mereka untuk kembali.
Inilah kasih sayang Allah yang begitu luas.
Sering kali manusia lebih sulit memaafkan dirinya sendiri daripada Allah mengampuninya.
Ada orang yang merasa dosanya terlalu besar.
Terlalu banyak kesalahan.
Terlalu jauh dari agama.
Terlalu sering mengulangi dosa yang sama.
Lalu ia berpikir bahwa dirinya tidak pantas lagi kembali kepada Allah.
Padahal itulah salah satu tipu daya setan.
Karena setan tidak hanya ingin manusia berbuat dosa.
Setan juga ingin manusia berputus asa dari rahmat Allah.
Padahal selama nyawa belum sampai di tenggorokan dan matahari belum terbit dari barat, pintu taubat masih terbuka.
Allah lebih gembira menerima taubat seorang hamba daripada kegembiraan seseorang yang menemukan kembali hartanya yang hilang di tengah padang pasir.
Karena itu, jangan menunggu menjadi sempurna untuk bertaubat.
Bertaubatlah agar Allah membantu kita menjadi lebih baik.
Hari ini mungkin kita masih memiliki banyak kekurangan.
Masih memiliki banyak kesalahan.
Masih memiliki banyak dosa yang belum sempat diperbaiki.
Namun selama Allah masih memberikan umur, berarti Allah masih memberikan kesempatan.
Kunci
Sebesar apa pun dosa seseorang, rahmat Allah selalu lebih besar. Karena itu jangan pernah berputus asa untuk kembali kepada-Nya.
Baca Juga:
Allah Tidak Pernah Membebani di Luar Kemampuan Hamba-Nya
Aksi Hari Ini
Perbanyak istighfar dengan sungguh-sungguh
Bukan hanya di lisan, tetapi juga di dalam hati.
Akui kesalahan di hadapan Allah
Karena pengakuan dosa adalah awal dari taubat.
Tinggalkan dosa yang masih dilakukan
Walaupun bertahap, mulailah hari ini.
Perbaiki kesalahan kepada sesama manusia
Jika masih ada hak orang lain yang belum diselesaikan.
Bangun harapan kepada rahmat Allah
Karena Allah menyukai hamba yang kembali kepada-Nya.
Kadang yang menghalangi seseorang untuk berubah bukan karena dosanya terlalu besar, tetapi karena ia terlalu lama percaya bahwa dirinya tidak mungkin diampuni. Padahal rahmat Allah jauh lebih luas daripada seluruh kesalahan manusia.
Penutup
Jika hari ini engkau merasa banyak dosa,
kembalilah kepada Allah.
Jika hari ini engkau merasa terlalu jauh,
kembalilah kepada Allah.
Jika hari ini engkau merasa tidak pantas,
kembalilah kepada Allah.
Karena Allah tidak pernah menolak hamba yang datang dengan hati yang tulus.
Jangan biarkan masa lalu menghalangi masa depanmu.
Jangan biarkan kesalahan kemarin menghancurkan harapan hari ini.
Dan jangan biarkan setan membuatmu berputus asa dari rahmat Allah.
Karena selama napas masih ada,
pintu taubat masih terbuka.
Dan selama Allah masih memanggil kita untuk kembali,
belum ada kata terlambat untuk berubah.
Wallahu a‘lam bish-shawab.
Wassalāmu‘alaikum warahmatullāhi wabarakātuh.
(Dok. KN+ Zea Safitri)

