
Lapak Baca Lambar Catat 91 Pengunjung dalam Empat Minggu
Liwa, Kabar Negeri Plus, 11 Oktober 2026 — Di tengah derasnya arus informasi digital, ruang baca sederhana tetap memiliki tempat di hati masyarakat.
Lapak Baca Lambar menjadi salah satu buktinya.
Memasuki minggu keempat kegiatan, lapak literasi yang berlokasi di Kompleks Pemda, Lampung Barat, telah mencatat 91 kunjungan sejak pertama kali dibuka pada 20 September 2026.
Dari total kunjungan tersebut, sebanyak 12 orang tercatat aktif memanfaatkan layanan peminjaman buku untuk dibawa pulang dan dibaca di rumah. Catatan ini menjadi gambaran awal bahwa akses terhadap buku dan ruang membaca masih memiliki tempat dalam kehidupan masyarakat.
Lapak Baca Lambar menghadirkan ruang literasi yang terbuka bagi masyarakat tanpa dipungut biaya dan tanpa persyaratan administratif.
Kehadirannya diharapkan menjadi alternatif bagi warga, khususnya pelajar dan generasi muda, untuk mendekatkan diri dengan buku, memperluas wawasan, serta membangun kebiasaan membaca.
Mengandalkan donasi dan koleksi pribadi
Saat ini, Lapak Baca Lambar memiliki koleksi sebanyak 128 judul buku.
Koleksi tersebut dihimpun melalui kegiatan donasi terbuka, koleksi pribadi, serta buku milik para pengelola.
Dengan koleksi yang tersedia, masyarakat tidak hanya dapat membaca di lokasi, tetapi juga meminjam buku untuk dibawa pulang. Skema ini memberi kesempatan kepada pengunjung untuk melanjutkan kegiatan membaca di luar waktu kunjungan.
Lapak Baca Lambar beroperasi secara rutin setiap Minggu, mulai pukul 07.30 hingga 11.30 WIB.
Selain kegiatan lapak mingguan, akses membaca juga dibuka secara gratis di sekretariat pengelola.
Menjaga ruang tumbuh bagi budaya membaca
Dalam keterangan tertulisnya, pengelola menyampaikan bahwa memasuki minggu keempat, mereka melihat adanya antusiasme pengunjung, terutama dari kalangan pelajar dan pemuda.
“Memasuki minggu keempat, kami melihat antusiasme pembaca yang terus tumbuh, terutama di kalangan pelajar dan pemuda. Hal ini menjadi penanda bahwa kebutuhan akan ruang baca dan akses baca sangat diperlukan, sehingga wadah ini kolektif dan masih sangat relevan,” tulis pengelola dalam rilisnya.
Bagi pengelola, keberadaan Lapak Baca Lambar bukan sekadar menghadirkan buku di ruang publik. Lebih dari itu,
lapak ini diharapkan menjadi ruang bersama untuk membaca, berdiskusi, bertukar gagasan, dan belajar secara kolektif.
Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya memasyarakatkan literasi sekaligus membangun lingkungan yang semakin akrab dengan budaya membaca. Meski masih bertumpu pada koleksi donasi dan pribadi,
keberlanjutan kegiatan ini diharapkan dapat membuka ruang partisipasi yang lebih luas dari masyarakat.
Pengelola juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pengunjung, peminjam buku, serta pihak-pihak yang telah mendukung keberlangsungan Lapak Baca Lambar hingga minggu keempat.
Mereka mengajak masyarakat untuk ikut menjaga dan mengembangkan ruang literasi tersebut agar kegiatan membaca tidak berhenti sebagai aktivitas sesaat, melainkan tumbuh menjadi kebiasaan bersama.
“Mari memasyarakatkan literasi dan meliterasikan masyarakat.”
Salam Literasi!
Pengelola Lapak Baca Lambar:
Bagus Gunawan
Wahyu Eka Saputra
Aldo Paniago
Nur Khalik
Chandra.
Lokasi: Kompleks Pemda, Lampung Barat
Instagram:
@lapak_bacalambar
WhatsApp: 085839329214
Jam operasional: Setiap Minggu, pukul 07.30–11.30 WIB.
(Dok. KN+ Jakfar/Junaidi)

