Mwcnu pringsewu matangkan persiapan hari santri 2026, pptq al-husna jadi pusat koordinasi

Pringsewu, Kabar Negeri Plus — Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Pringsewu menggelar rapat koordinasi (rakor) untuk mematangkan persiapan peringatan Hari Santri Nasional 2026. Kegiatan tersebut berlangsung pada Sabtu, 10 Oktober 2026, di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an (PPTQ) Al-Husna, Bukit Rajawali, Podomoro, Kabupaten Pringsewu, Lampung.

Rakor ini menjadi bagian dari konsolidasi pengurus dan badan otonom Nahdlatul Ulama (NU), sekaligus menyelaraskan persiapan rangkaian kegiatan Hari Santri Nasional 2026 agar dapat berjalan dengan baik dan melibatkan berbagai unsur di lingkungan NU Kecamatan Pringsewu.

Kegiatan tersebut dihadiri Rais Syuriyah MWCNU Kecamatan Pringsewu, KH. Shodiqin; Ketua Tanfidziyah MWCNU Kecamatan Pringsewu, Ustaz Kabul Muliarto; jajaran pengurus MWCNU; para pengasuh pondok pesantren se-Kecamatan Pringsewu; serta perwakilan Muslimat NU, GP Ansor, Fatayat NU, IPNU, dan Pagar Nusa.

PPTQ Al-Husna dukung koordinasi dan kegiatan sosial.

Pengasuh PPTQ Al-Husna, Dr. KH. Abdul Hamid, M.Pd.I., Al-Hafizh, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas kepercayaan MWCNU.

Kecamatan Pringsewu yang menjadikan pesantren yang dipimpinnya sebagai tempat pelaksanaan rakor.

Ia juga menyambut baik rencana pemanfaatan PPTQ Al-Husna sebagai pusat koordinasi kegiatan, termasuk bakti sosial kesehatan bagi santri dan pelaksanaan upacara peringatan Hari Santri Nasional 2026.

Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pengurus NU, pondok pesantren, badan otonom, dan masyarakat dalam menyukseskan rangkaian peringatan Hari Santri.

Hari Santri bukan sekadar seremoni
Dalam rakor tersebut, KH. Shodiqin menekankan pentingnya menjaga semangat kebersamaan dan gotong royong dalam menyambut Hari Santri Nasional.

Menurutnya, peringatan Hari Santri tidak seharusnya berhenti pada seremoni tahunan, tetapi perlu menjadi momentum untuk meneladani perjuangan para pendiri Nahdlatul Ulama serta memperkuat komitmen santri dalam menjaga agama, memperjuangkan nilai-nilai kebangsaan, dan berkontribusi bagi Indonesia.

Semangat tersebut menjadi pengingat bahwa santri memiliki peran penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang berakhlak, menjaga persatuan, serta merawat nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

Melalui rakor ini, MWCNU Kecamatan Pringsewu berharap peringatan Hari Santri Nasional 2026 dapat mempererat ukhuwah, memperkuat konsolidasi organisasi, dan meningkatkan kolaborasi antarunsur NU.

Dengan persiapan yang terkoordinasi dan semangat gotong royong, rangkaian kegiatan Hari Santri diharapkan tidak hanya berlangsung khidmat, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi santri dan masyarakat.

Kabar Negeri Plus | Pringsewu.

(Dok. KN+ Ahmad pirianto/tgs)

 

Rakor MWCNU Pringsewu di PPTQ Al-Husna Podomoro untuk persiapan Hari Santri Nasional 2026

About The Author

Bagikan Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *