Dari Satpam Jadi Tokoh Berpengaruh, Yuli Fransyah Mengguncang Sukabumi Bandar Lampung

Bandar Lampung – Kabar Negeri Plus – Perjalanan hidup tak selalu dimulai dari panggung besar. Hal itu dibuktikan oleh Yuli Fransyah, sosok yang kini dikenal sebagai tokoh berpengaruh di Kecamatan Sukabumi, Bandar Lampung, meski berangkat dari profesi sebagai satuan pengamanan.

Pria kelahiran Baturaja, 26 Juli 1977 ini memulai langkahnya dari bawah. Ia menempuh pendidikan di SD Negeri 1 Sukabumi, kemudian melanjutkan ke SMP Negeri 1 Sukabumi dan SMK Swasta Diponegoro Tanjung Bintang. Sejak muda, ia sudah terbiasa menghadapi kerasnya dunia kerja.

Karier profesionalnya dimulai pada 1993 sebagai Supervisor di PT Frantomi Sukses Abadi. Namun fase yang paling membentuk karakter kepemimpinannya terjadi saat ia mengabdi selama 20 tahun sebagai Kepala Satuan Pengamanan di PT Senjata Rezeki Mas. Dari pengalaman panjang itu, Yuli dikenal sebagai pribadi tegas, disiplin, dan bertanggung jawab.

Saat ini, ia masih aktif bekerja sebagai security di PT Haleyora Power. Meski demikian, kiprahnya di luar pekerjaan utama justru membuat namanya semakin diperhitungkan di berbagai sektor.

Sejak tahun 2000, Yuli Fransyah dipercaya menjabat sebagai Ketua MAC Kecamatan Sukabumi Laskar Merah Putih Lampung. Jabatan ini menunjukkan konsistensi dan loyalitasnya dalam membangun organisasi selama lebih dari dua dekade.

Namanya semakin dikenal luas ketika dipercaya menjadi Ketua Tim Pemenangan dalam kontestasi politik Pilkada Bandar Lampung 2019, untuk pasangan dr. Zam Zanariah dan Dang Ike Edwin.

Tak berhenti di situ, perannya juga meluas ke berbagai organisasi dan struktur strategis. Ia tercatat sebagai Ketua BPOK PAN Kecamatan Sukabumi, Sekretaris Jenderal ASBANT Lampung, serta kini menjabat sebagai Direktur Media Online Kabar Negeri Plus sejak 2025.

Selain itu, Yuli juga dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua EXCO Partai Buruh  Kecamatan Sukabumi periode 2025–2029 serta Liaison Officer (LO) Partai Buruh Kota Bandar Lampung.

“Ini bukan soal jabatan, tapi tentang pengabdian,” ujar salah satu rekan dekatnya, menggambarkan sosok Yuli sebagai figur pekerja keras dengan dedikasi tinggi.

Di tengah aktivitasnya yang padat, Yuli Fransyah tetap dikenal sebagai pribadi sederhana yang menjunjung tinggi nilai keluarga. Bersama sang istri, Rudi Yati, serta dua anaknya, ia menjalani kehidupan yang harmonis.

Perjalanan hidup Yuli Fransyah menjadi bukti bahwa latar belakang bukanlah batas. Dari seorang satpam, ia mampu menempatkan dirinya sebagai tokoh berpengaruh di tengah masyarakat.

Kini, namanya tak lagi sekadar dikenal, tetapi menjadi simbol kerja keras, loyalitas, dan kekuatan dari bawah yang patut diperhitungkan.

(Dok. KN+ Admin)

About The Author

Bagikan Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *