Muhasabah: Menghisab Diri Sebelum Dihisab

Alhamdulillāhi rabbil ā€˜ÄlamÄ«n, naįø„maduhu wa nastaā€˜Ä«nuhu wa nastaghfiruh, wa naā€˜Å«dzu billāhi min syurÅ«ri anfusinā wa min sayyi’āti aā€˜mālinā. Man yahdihillāhu fa lā muįøilla lah, wa man yuįølil fa lā hādiya lah. Wa asyhadu an lā ilāha illallāh waįø„dahu lā syarÄ«ka lah, wa asyhadu anna Muįø„ammadan ā€˜abduhÅ« wa rasÅ«luh. Allāhumma į¹£alli wa sallim wa bārik ā€˜alā nabiyyinā Muįø„ammad wa ā€˜alā ālihi wa į¹£aįø„bihi ajmaā€˜Ä«n.

الحمد لله ربِّ Ų§Ł„Ų¹Ų§Ł„Ł…ŁŠŁ†ŲŒ نحمده ŁˆŁ†Ų³ŲŖŲ¹ŁŠŁ†Ł‡ ŁˆŁ†Ų³ŲŖŲŗŁŲ±Ł‡ŲŒ ŁˆŁ†Ų¹ŁˆŲ° بالله من ؓرور أنفسنا ŁˆŁ…Ł† Ų³ŁŠŁŁ‘Ų¦Ų§ŲŖ Ų£Ų¹Ł…Ų§Ł„Ł†Ų§ŲŒ من ŁŠŁ‡ŲÆŁ‡ الله فلا Ł…Ų¶Ł„ له ŁˆŁ…Ł† ŁŠŲ¶Ł„Ł„ فلا Ł‡Ų§ŲÆŁŠ Ł„Ł‡ŲŒ ŁˆŲ£Ų“Ł‡ŲÆ أن لا ؄له ؄لا الله ŁˆŲ­ŲÆŁ‡ لا ؓريك Ł„Ł‡ŲŒ ŁˆŲ£Ų“Ł‡ŲÆ أن محمدًا عبده ŁˆŲ±Ų³ŁˆŁ„Ł‡ŲŒ اللهم صلِّ ŁˆŲ³Ł„Ł… وبارك على Ł†ŲØŁŠŁ†Ų§ Ł…Ų­Ł…ŲÆ ŁˆŲ¹Ł„Ł‰ آله ŁˆŲµŲ­ŲØŁ‡ Ų£Ų¬Ł…Ų¹ŁŠŁ†.

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Sahabat pembaca setia Kabar Negeri Plus (KN+). Saudara-saudaraku yang dirahmati Allah.

Ramadan adalah bulan yang penuh rahmat dan kesempatan untuk memperbaiki diri. Selain memperbanyak ibadah, seorang Muslim juga dianjurkan untuk melakukan muhasabah, yaitu menghisab diri sebelum kelak manusia dihisab oleh Allah SWT pada hari kiamat.

Muhasabah membuat seseorang tidak terlena dengan kehidupan dunia. Ia selalu mengingat bahwa setiap amal, sekecil apa pun, akan dimintai pertanggungjawaban.

Makna Muhasabah dalam Islam

Allah SWT berfirman:

ŁŠŁŽŲ§ Ų£ŁŽŁŠŁŁ‘Ł‡ŁŽŲ§ Ų§Ł„ŁŽŁ‘Ų°ŁŁŠŁ†ŁŽ Ų¢Ł…ŁŽŁ†ŁŁˆŲ§ Ų§ŲŖŁŽŁ‘Ł‚ŁŁˆŲ§ Ų§Ł„Ł„ŁŽŁ‘Ł‡ŁŽ ŁˆŁŽŁ„Ł’ŲŖŁŽŁ†ŲøŁŲ±Ł’ Ł†ŁŽŁŁ’Ų³ŁŒ Ł…ŁŽŁ‘Ų§ Ł‚ŁŽŲÆŁŽŁ‘Ł…ŁŽŲŖŁ’ Ł„ŁŲŗŁŽŲÆŁ

Artinya:

“Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok.”
(QS. Al-Hasyr: 18)

Ayat ini menjadi peringatan bahwa kehidupan dunia hanyalah persinggahan. Setiap amal yang kita lakukan hari ini akan menjadi bekal untuk kehidupan akhirat.

BEASISWA YAYASAN KHALIFAH ALFITAMA 2025/2026

Para ulama menjelaskan bahwa orang beriman yang cerdas adalah mereka yang mampu menghisab dirinya sebelum datang hari hisab di hadapan Allah.

Mengapa Muhasabah Sangat Penting

Muhasabah menjaga hati agar tidak lalai dan menjauhkan manusia dari kesombongan.

Beberapa hikmah dari muhasabah antara lain:

Menyadari Dosa dan Kesalahan

Ketika seseorang menilai dirinya sendiri, ia akan melihat kekurangan dan kesalahan yang selama ini mungkin tidak disadari. Dari situlah lahir keinginan untuk bertaubat.

Memperbaiki Kualitas Ibadah

Muhasabah membantu seorang Muslim mengevaluasi apakah ibadah yang dilakukan sudah ikhlas dan sungguh-sungguh.

Menumbuhkan Rasa Takut dan Harap kepada Allah

Seorang hamba akan merasa takut jika amalnya masih sedikit, tetapi juga tetap berharap pada rahmat Allah yang luas.

Membentuk Pribadi yang Rendah Hati

Orang yang sering bermuhasabah tidak sibuk menilai kesalahan orang lain. Ia justru fokus memperbaiki dirinya sendiri.

Cara Melakukan Muhasabah

Muhasabah tidak harus menunggu momen besar. Ia bisa dilakukan setiap hari.

Mengingat Kembali Aktivitas Sehari

Luangkan waktu di malam hari untuk mengingat apa saja yang telah dilakukan sepanjang hari.

Yayasan Khalifah Alfitama membuka program beasiswa pendidikan bagi calon mahasiswa yang ingin melanjutkan kuliah di Alifa Institute

Menilai Hubungan dengan Allah

Tanyakan kepada diri sendiri:

Apakah shalat dilakukan tepat waktu?
Apakah hari ini kita membaca Al-Qur’an?
Apakah kita berdzikir dan mengingat Allah?

Menilai Hubungan dengan Sesama

Apakah kita pernah menyakiti orang lain?
Apakah ada hak orang lain yang belum kita tunaikan?

Memohon Ampunan kepada Allah

Setelah menyadari kesalahan, segera beristighfar dan bertekad untuk memperbaiki diri di hari berikutnya.

Muhasabah yang dilakukan secara rutin akan membuat hati lebih hidup dan menjaga seseorang dari kelalaian.

Penutup

Ramadan adalah momentum terbaik untuk memperbaiki diri. Jangan sampai bulan yang penuh berkah ini berlalu tanpa perubahan dalam hati dan amal kita.

Mari biasakan muhasabah setiap hari, agar kita selalu memperbaiki amal sebelum datang hari perhitungan di hadapan Allah SWT.

Wallahu a’lam bish-shawab.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Zea Safitri – Kabar Negeri Plus mengucapkan selamat menunaikan Ibadah Puasa 1447 H.

About The Author

Bagikan Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *