pilratin pekon padang dalam hanya diikuti dua calon, panitia serukan pemilih jangan golput

PESISIR BARAT , KABAR NEGERI PLUS— Persaingan Pemilihan Peratin (Pilratin) Pekon Padang Dalam, Kabupaten Pesisir Barat, mulai mengerucut. Hanya dua nama yang akan memperebutkan kepercayaan masyarakat dalam kontestasi pemilihan Peratin Pekon Padang Dalam.


Dua calon yang tercatat dalam Pilratin tersebut yakni Sarmada, yang merupakan petahana, dan Medi Yansyah.
Dengan hanya dua kandidat, tensi persaingan diperkirakan akan semakin menarik.

Namun, panitia Pilratin mengingatkan agar seluruh tahapan demokrasi di tingkat pekon tersebut berlangsung aman, tertib, sehat, dan sportif.


Ketua Pilratin Pekon Padang Dalam, Rodial Sabki, mengimbau seluruh masyarakat yang memiliki hak pilih untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan menentukan pemimpin pekon untuk periode mendatang.


“Kami mengimbau seluruh warga Pekon Padang Dalam yang memiliki hak pilih untuk datang ke TPS pada hari pemungutan suara dan menggunakan hak pilihnya dengan bijak. Jangan golput, karena satu suara sangat menentukan masa depan Pekon Padang Dalam,” ujar Rodial.


Menurutnya, partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam menentukan arah pembangunan dan kepemimpinan Pekon Padang Dalam ke depan.


Rodial juga mengajak kedua calon Peratin beserta para pendukungnya untuk menjaga suasana tetap kondusif selama proses pemilihan.


Ia menekankan pentingnya menjadikan Pilratin sebagai momentum demokrasi yang mengedepankan persatuan, bukan justru menjadi sumber perpecahan di tengah masyarakat.


“Kepada para calon Peratin beserta pendukungnya, mari kita berkompetisi secara sehat dan sportif.

Siapapun yang terpilih nantinya, itulah pilihan terbaik warga Pekon Padang Dalam,” katanya.
Ia juga mengajak seluruh pihak untuk menerima hasil pemilihan dengan lapang dada.

Bagi calon yang belum memperoleh kepercayaan masyarakat, diharapkan tetap bersama-sama membangun pekon.


“Yang belum beruntung, mari bersama-sama mendukung pemimpin yang terpilih demi kemajuan Pekon Padang Dalam,” lanjut Rodial.


Pesan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa Pilratin bukan sekadar soal memenangkan kontestasi, melainkan bagian dari proses menentukan masa depan pekon melalui pilihan masyarakat.


Kini, masyarakat Pekon Padang Dalam memiliki dua pilihan. Keputusan akhir berada di tangan pemilih yang akan menggunakan hak suaranya di TPS sesuai hati nurani dan pilihan masing-masing.


(Dok. KN+ — Fadli Iqbal/Pesibar.)

 

About The Author

Bagikan Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *