
Rembuk Stunting Sukamaju Buka Fakta: Satu Anak Terdampak, Pemerintah Pekon Bergerak
Kabar Negeri Plus, Pesisir Barat , 24 Agustus 2036— Pemerintah Pekon Sukamaju, Kecamatan Ngaras, Kabupaten Pesisir Barat, menggelar Rembuk Stunting di Aula Kantor Peratin Pekon Sukamaju, Senin (24/8/2026).
Kegiatan yang menjadi bagian dari upaya pencegahan dan penanganan stunting tersebut dilaksanakan sebagai bentuk perhatian pemerintah pekon terhadap kondisi kesehatan dan tumbuh kembang anak di wilayahnya.
Rembuk stunting juga menjadi forum untuk mengidentifikasi kondisi serta mencari langkah bersama dalam mencegah munculnya kasus baru di Pekon Sukamaju.
Pendamping Lokal Desa (PLD) Pekon Sukamaju, Januar Ali, S.Pd.I, menyampaikan bahwa berdasarkan hasil rembuk, terdapat satu anak yang teridentifikasi mengalami stunting di wilayah Pekon Sukamaju.
Temuan tersebut menjadi perhatian bersama pemerintah pekon, tenaga kesehatan, kader posyandu, serta seluruh unsur terkait agar dapat dilakukan penanganan dan pendampingan secara berkelanjutan.
Peratin Pekon Sukamaju, Ansyori, dalam sambutannya berharap bidan desa, kader posyandu, dan seluruh pihak terkait dapat meningkatkan perhatian terhadap persoalan stunting.
Ia menekankan pentingnya kerja sama lintas unsur agar persoalan tersebut dapat ditangani dengan baik dan tidak kembali terjadi pada anak-anak lainnya di Pekon Sukamaju.
“Kita berharap bidan desa, kader posyandu dan semua lini dapat bersama-sama memperhatikan persoalan ini, sehingga ke depan tidak terulang kembali,” demikian inti pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Selain membahas kondisi stunting, Pemerintah Pekon Sukamaju bersama Pendamping Lokal Desa juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pencegahan faktor risiko yang dapat berdampak terhadap kesehatan dan tumbuh kembang anak.
Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah pernikahan usia dini atau pernikahan di bawah umur, yang disampaikan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membangun keluarga yang lebih siap secara fisik, mental, dan sosial.
Pemerintah Pekon Sukamaju menegaskan bahwa pencegahan stunting membutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat. Tidak hanya pemerintah pekon, tetapi juga keluarga, kader posyandu, bidan desa, pendamping desa, serta unsur masyarakat lainnya.
Rembuk Stunting Pekon Sukamaju tersebut merupakan kegiatan yang menggunakan anggaran tahun 2026 dan menjadi bagian dari upaya pemerintah pekon dalam memperkuat pencegahan serta penanganan stunting di tingkat pekon.
Dok. KN+ Rodi Satria/Pesibar

