
FSPMI Konsolidasi di Lampung, Empat Isu Besar Buruh Jadi Sorotan
FSPMI Konsolidasi di Lampung, Empat Isu Besar Buruh Jadi Sorotan
Kabar Negeri Plus, Bandar Lampung — Perjuangan kaum buruh di Sumatera kembali menguat. Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) menggelar Roadshow Se-Sumatera Presiden FSPMI & Konsolidasi di Lampung, 22–23 Agustus 2026. Di Kantor Sekretariat jln Tupai kota Bandar Lampung kemarin.(23-8-2026.)
Kegiatan ini bukan sekadar pertemuan organisasi. Di balik konsolidasi tersebut, tersimpan agenda besar untuk menyatukan langkah dan memperkuat perjuangan pekerja menghadapi berbagai persoalan ketenagakerjaan.
Mengusung tema “Membangun Kebersamaan Perjuangan Kaum Buruh Indonesia”, roadshow tersebut menjadi momentum konsolidasi jajaran FSPMI di wilayah Sumatera.
Informasi pada materi kegiatan yang terlihat dalam dokumentasi menunjukkan kehadiran Presiden FSPMI Suparno, S.H. dan jajaran PP SPA FSPMI bidang pendidikan. Beserta Pengurus FSPMI Lampung DPW, KC, PC SPA, yang ada di Lampung ikut serta hadir.
Empat isu buruh menjadi perhatian
Dalam agenda roadshow tersebut, terdapat sedikitnya empat isu yang menjadi sorotan, yakni:
RUU Ketenagakerjaan
Permenaker Nomor 7 Tahun 2026
Pajak JHT
Penolakan terhadap pesangon 0,5
Keempat isu tersebut menjadi bagian dari materi konsolidasi sebagaimana tercantum pada spanduk kegiatan.
Bagi organisasi pekerja, isu ketenagakerjaan bukan hanya menyangkut regulasi, tetapi juga berkaitan langsung dengan kepastian hak, perlindungan dan kesejahteraan pekerja.
Konsolidasi menjadi kekuatan perjuangan
Suasana konsolidasi dalam dokumentasi kegiatan memperlihatkan para peserta berdiri bersama dengan mengenakan atribut FSPMI. Momentum tersebut menggambarkan upaya membangun soliditas antarpekerja sekaligus menyatukan pandangan terhadap isu-isu yang dinilai strategis.
FSPMI selama ini menyatakan perjuangannya mencakup peningkatan upah minimum, perlindungan jaminan sosial, keselamatan dan kesehatan kerja, pendampingan kasus ketenagakerjaan serta penguatan aliansi serikat pekerja.
Roadshow di Lampung pun menjadi bagian dari upaya memperkuat jaringan perjuangan buruh di Sumatera.
Pesannya jelas: ketika persoalan buruh menyentuh aturan, upah, jaminan sosial dan masa depan pekerja, konsolidasi menjadi salah satu cara untuk menyatukan suara.
Redaksi KN+ mencatat, rincian hasil keputusan atau rekomendasi resmi dari konsolidasi tersebut belum tercantum dalam dokumentasi yang tersedia. Karena itu, KN+ tidak mengklaim adanya keputusan baru di luar informasi yang terlihat pada materi kegiatan.
(Dok. KN+ By Admin.)

