“Jangan Hanya Hebat di Atas Kertas!” — Rosmiati Tegas Saat KPGEN-PWDPI Susun Program Kerja 2026, Siap Bangun Kekuatan Ekonomi Kerakyatan di Lampung.

Kabar Negeri Plus | Bandar Lampung — Semangat membangun kekuatan ekonomi berbasis organisasi dan karya nyata terasa kuat dalam rapat kerja strategis Koperasi Produsen Gemilang Emas Nusantara (KPGEN) bersama Persatuan Wartawan Duta Pena Indonesia (PWDPI) yang digelar di Sekretariat Bersama KPGEN-PWDPI, Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Tanjungkarang, Bandar Lampung, Kamis (14/5/2026).

Namun di balik suasana penuh semangat dan kebersamaan itu, muncul peringatan keras dari Ketua KPGEN, Rosmiati, yang menegaskan bahwa koperasi tidak boleh menjadi organisasi yang hanya sibuk membuat program tanpa realisasi nyata.

“Jangan ada program yang hanya indah di atas kertas, tapi kosong pelaksanaannya. Apa yang kita susun hari ini harus jelas tujuannya, jelas waktunya, dan jelas hasil nyatanya untuk anggota,” tegas Rosmiati di hadapan seluruh peserta rapat.

Rapat kerja tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Umum DPP PWDPI sekaligus Pembina KPGEN, M. Nurullah RS, Ketua UMKM Merah Putih Shanti, Ketua DPW PWDPI Lampung Rangga, Sekretaris Jenderal DPP PWDPI Bendera, Bendahara Umum DPP PWDPI Rosita Gosi, serta seluruh jajaran pengurus dan anggota KPGEN dari berbagai wilayah.

Dalam sambutannya, M. Nurullah RS menegaskan bahwa PWDPI dan KPGEN merupakan lembaga resmi berbadan hukum yang memiliki visi besar dalam membangun kesejahteraan anggota melalui kekuatan organisasi profesi dan ekonomi kerakyatan.

“PWDPI adalah organisasi profesi yang sah dan legal, sedangkan KPGEN adalah instrumen ekonomi organisasi. Keduanya harus berjalan beriringan agar anggota tidak hanya kuat dalam karya jurnalistik, tetapi juga kuat secara ekonomi,” ujar Nurullah RS.

Keberadaan Ketua UMKM Merah Putih dalam forum tersebut dinilai menjadi sinyal kuat terbukanya peluang kolaborasi besar dalam pengembangan ekonomi kreatif, UMKM, jasa publikasi, hingga perdagangan produk lokal di Provinsi Lampung.

Pada sesi pemaparan program kerja, Rosmiati menekankan empat fokus utama yang wajib dijalankan seluruh pengurus dan anggota KPGEN.

Fokus pertama yakni memperkuat layanan keuangan anggota melalui sistem simpan pinjam dan pembiayaan yang mudah, aman, transparan, serta tidak memberatkan anggota.

Fokus kedua adalah memaksimalkan potensi keahlian jurnalistik dan media kreatif sebagai sumber ekonomi koperasi melalui penerbitan buku, jasa publikasi, dokumentasi, hingga produksi konten kreatif.

“Keahlian menulis dan jurnalistik adalah aset besar yang kita miliki. Itu harus bisa diubah menjadi kekuatan ekonomi yang legal dan produktif,” kata Rosmiati.

Selanjutnya, seluruh pengurus juga diminta aktif memperluas jaringan kemitraan strategis dengan pemerintah, BUMN, hingga pelaku usaha mikro di seluruh Lampung guna memperkuat posisi KPGEN sebagai mitra terpercaya dalam bidang komunikasi, jasa, dan perdagangan.

Tak kalah penting, Rosmiati juga menyoroti pentingnya tertib administrasi dan pembukuan organisasi agar seluruh aktivitas koperasi berjalan profesional dan sesuai ketentuan Undang-Undang Perkoperasian.

“Kerja organisasi harus rapi, bersih, dan transparan. Jangan sampai ada celah administrasi yang merugikan anggota maupun organisasi,” tegasnya lagi.

Dalam rapat tersebut juga disepakati sejumlah program prioritas tahun 2026, mulai dari penguatan layanan keuangan anggota, pengembangan usaha kreatif berbasis media, layanan konsultasi dan publikasi, hingga sosialisasi besar-besaran keanggotaan KPGEN ke seluruh kabupaten/kota di Lampung.

Sementara untuk target jangka panjang hingga 2028–2029, KPGEN menargetkan pembangunan ekosistem usaha terpadu, pendirian pusat pelatihan SDM, transformasi koperasi berbasis digital, hingga ekspansi pasar ke tingkat nasional.

“Kita ingin KPGEN menjadi koperasi modern, mandiri, dan menjadi rujukan gerakan ekonomi kerakyatan di Provinsi Lampung.

Semua harus bekerja tulus, disiplin, dan menjaga amanah organisasi ini,” pungkas Rosmiati.

Rapat kerja tersebut ditutup dengan kesepakatan bersama untuk segera menuangkan seluruh hasil pembahasan ke dalam dokumen resmi sebagai pedoman operasional organisasi dalam menjalankan program kerja KPGEN dan PWDPI tahun 2026 mendatang.

(Dok.KN +/Admin)

 

About The Author

Bagikan Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *