
Remaja 14 Tahun Kritis karena Anemia Autoimun, Keluarga Penjual Bakso Keliling Bertahan dari Donasi
Kabar Negeri Plus ā Sudah enam hari Saqifah Nurjannah (14) menjalani perawatan intensif di RSUP H. Adam Malik. Remaja asal Dusun Mekar Jaya Kuala Tanjung Pajak Sore, Desa Pematang Cengkering, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara itu didiagnosis menderita anemia dan penyakit autoimun.
Kondisinya belum stabil. Berdasarkan pembaruan per 12 Februari 2026, Saqifah telah menjalani transfusi darah sebanyak tiga kantong. Namun kadar hemoglobin (HB) masih berada di angka 4 g/dLājauh di bawah batas normal 12ā16 g/dL. Artinya, kondisi kesehatannya masih memerlukan penanganan serius dan pengawasan ketat tim medis.

Selama dirawat, Saqifah didampingi ayah, ibu, dan uwaknya. Ayahnya, Muhammad Nasib, sehari-hari berjualan bakso goreng keliling dengan harga Rp1.000 per porsi. Ia menjadi tulang punggung keluarga dengan empat anak perempuan. Dalam situasi ini, keluarga praktis tidak memiliki penghasilan tetap karena harus fokus menjaga Saqifah di rumah sakit.
Kebutuhan selama perawatanāmulai dari konsumsi hingga kebutuhan pendamping pasienābergantung pada bantuan dan donasi dari para dermawan. Penanganan medis turut mendapat pendampingan dari Jamkeswatch Sumut yang berkoordinasi dengan pihak rumah sakit serta membantu proses penyediaan darah melalui relawan pendonor.
Keluarga berharap ada kepedulian dari masyarakat yang memiliki rezeki lebih untuk meringankan beban mereka.
Donasi dapat disalurkan melalui:
BCA: 7985429537
A/N: Afriyansyah
Atau langsung ke rekening kakak pasien:
BRI: 7971 0101 0840 531
A/N: Huswatun Hasanah
Konfirmasi dan bukti transfer dapat dikirim ke WhatsApp: 0823 6048 2514.
Sedikit bantuan dari banyak orang bisa menjadi penopang besar bagi keluarga kecil yang sedang berjuang ini.
Jamkeswatch Sumut – Jamkeswatch Lampung Peduli
(Dok. KN+ / Zea Safitri)

