
Idul Fitri di Tanjung Sari: Kades Soroti Dana Desa, Ajak Warga Musyawarah Renovasi Gedung
TANJUNG SARI – Kabar Negeri Plus, Pelaksanaan Salat Idul Fitri 1447 H di Masjid Nurul Iman, Desa Tanjung Sari, Natar berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan, Sabtu pagi. Pukul 06.50 WIB. Ratusan jamaah memadati area masjid sejak setelah sholat subuh untuk menunaikan ibadah sekaligus mempererat silaturahmi.
Momentum Idul Fitri ini juga dimanfaatkan sebagai ruang penyampaian informasi dan pesan kepada masyarakat, baik terkait ibadah, sosial, maupun pembangunan desa.
Pengurus Masjid Nurul Iman dalam sambutannya menyampaikan harapan agar seluruh amal ibadah selama Ramadan diterima oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala dan membawa umat kembali kepada fitrah.
“Semoga seluruh amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT dan kita kembali menjadi pribadi yang suci sebagaimana saat dilahirkan,” ujarnya.
Selain itu, pengurus masjid juga menyampaikan laporan hasil pelaksanaan zakat fitrah yang dihimpun oleh panitia di beberapa mushola di wilayah setempat, termasuk dari Mushola Al Hikmah.
Laporan tersebut menjadi bentuk transparansi kepada jamaah atas amanah yang telah dititipkan selama bulan Ramadan.
“Kami juga menyampaikan hasil penerimaan zakat fitrah dari panitia di beberapa mushola, termasuk Mushola Al Hikmah, sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa zakat yang terkumpul telah disalurkan kepada para mustahik sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Pengurus masjid juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh jamaah, baik atas nama pribadi maupun seluruh pengurus, serta memohon doa agar ke depan pengelolaan masjid dapat berjalan lebih baik dan amanah.
“Kami seluruh pengurus memohon maaf sebesar-besarnya, serta mohon doa agar kami mampu mengurus masjid ini dengan lebih baik,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Tanjung Sari dalam sambutannya menyinggung kondisi pembangunan desa yang dinilai belum sepenuhnya memenuhi harapan masyarakat, khususnya terkait realisasi dana desa.
Ia mengakui adanya keterbatasan anggaran yang berdampak pada pelaksanaan program di lapangan.
“Kami menyadari masih banyak yang belum maksimal, terutama terkait realisasi anggaran. Ke depan, kami akan berupaya lebih transparan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” jelasnya.
Baca Juga:
MURAH DAN GRATIS! Karang Taruna Tanjung Sari Natar Gelar Pusat Takjil Ramadan Libatkan 30 UMKM
Selain itu, kepala desa juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama bermusyawarah dalam rencana perbaikan dan renovasi gedung desa agar ke depan lebih tertata, rapi, dan representatif sebagai pusat pelayanan publik.
“Perbaikan gedung desa ke depan akan kita musyawarahkan bersama, termasuk terkait anggaran dan pelaksanaannya, agar hasilnya benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” tegasnya.
Ia menekankan pentingnya menjaga persatuan serta menyelesaikan setiap persoalan secara bersama-sama.
“Mari kita bangun desa ini bersama. Jika ada persoalan, kita selesaikan dengan musyawarah, bukan saling menyalahkan,” ujarnya.
Namun demikian, pemerintah desa memastikan bahwa pengelolaan anggaran tetap mengacu pada ketentuan yang berlaku.
Dalam khutbah Idul Fitri, imam salat mengajak jamaah untuk meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT serta menjaga konsistensi ibadah setelah Ramadan.
Ia menekankan pentingnya memperbanyak dzikir, membaca Al-Qur’an, serta meningkatkan kepedulian sosial terhadap sesama.
“Ramadan mengajarkan kita merasakan lapar dan dahaga. Ini menjadi pelajaran agar kita lebih peduli terhadap sesama, terutama mereka yang membutuhkan,” ungkapnya.
Imam juga berharap seluruh amal ibadah selama Ramadan diterima oleh Allah SWT dan umat Islam dapat dipertemukan kembali dengan Ramadan berikutnya.
Pelaksanaan Salat Idul Fitri di Desa Tanjung Sari – Natar pun berjalan lancar, penuh kekhusyukan, serta diwarnai semangat kebersamaan dan saling memaafkan antarwarga.
(Dok. KN+ Zea Safitri)

