
DIBUKA GUBERNUR LAMPUNG,MUSDA DAN MUSCAB PARTAI BURUH LAMPUNGJADI SOROTAN :ISU KESEJAHTERAAN PEKERJA MENGUAT.
Dibuka Gubernur, Musda dan Muscab Partai Buruh Lampung Jadi Sorotan: Isu Kesejahteraan Pekerja Menguat
Bandar Lampung — Agenda besar Partai Buruh di Provinsi Lampung resmi dimulai. Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, membuka langsung Musyawarah Daerah (Musda) dan Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Buruh yang digelar di Aston Lampung City Hotel, Minggu siang sekitar pukul 14.00 WIB. Momentum ini langsung menyedot perhatian karena membawa isu besar: masa depan kesejahteraan buruh di Lampung.
Dalam sambutannya, gubernur yang akrab disapa Iyay Mirza menegaskan bahwa peran Partai Buruh sangat strategis dalam mendorong Lampung menuju visi Indonesia Emas. Ia menilai keberadaan partai ini menjadi salah satu motor penting dalam memperjuangkan hak-hak pekerja, terutama dalam memastikan terpenuhinya kebutuhan hidup layak bagi buruh dan masyarakat kecil.
Menurutnya, kontribusi Partai Buruh tidak bisa dipandang sebelah mata. Pemerintah Provinsi Lampung, kata dia, juga merasakan langsung peran aktif partai tersebut dalam proses perumusan kebijakan pengupahan, termasuk pembahasan standar upah buruh di daerah.
“Partai Buruh telah ikut berperan dalam proses perumusan upah buruh, khususnya di Lampung. Ini bagian penting dalam menciptakan keadilan bagi para pekerja,” ujar Rahmat Mirzani Djausal di hadapan peserta Musda dan Muscab.
Tak hanya menyinggung isu ketenagakerjaan, gubernur juga memaparkan potensi besar yang dimiliki Lampung. Ia menyebut provinsi ini sebagai salah satu daerah penghasil rempah-rempah utama di Indonesia yang memiliki nilai ekonomi tinggi serta peluang besar untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selain sektor pertanian dan rempah, Lampung juga memiliki banyak kawasan industri, mulai dari pabrik gula hingga industri pengolahan lainnya yang mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.
Karena itu, pemerintah berharap keberadaan dan penguatan struktur organisasi Partai Buruh di Lampung dapat menjadi mitra strategis dalam memperjuangkan kesejahteraan pekerja, khususnya terkait peningkatan standar Kebutuhan Hidup Layak (KHL) dan kebijakan pengupahan.
“Dengan adanya Partai Buruh, kita berharap perjuangan terhadap kebutuhan hidup layak, terutama soal pengupahan buruh di Lampung, bisa terus diperjuangkan,” tegasnya menutup sambutan.
Musda dan Muscab Partai Buruh Lampung ini diperkirakan menjadi momentum penting konsolidasi organisasi sekaligus memperkuat posisi partai dalam memperjuangkan aspirasi pekerja di daerah.
(Dok: KN+/Jakfar Sidiq)

