
Kapolda Lampung: Keamanan adalah Investasi, Sinergi Lintas Elemen Kunci Lampung Sejahtera
Kabar Negeri Plus – Lampung Selatan, 24 Februari 2026 — Kepolisian Daerah Lampung menggelar kegiatan buka puasa bersama dan silaturahmi yang mempertemukan unsur Forkopimda, para rektor perguruan tinggi, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta serikat buruh/pekerja se-Provinsi Lampung.
Kegiatan yang berlangsung di Siger Lounge Mapolda Lampung tersebut menjadi forum konsolidasi lintas sektor dalam memperkuat stabilitas daerah di bulan suci Ramadan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Gubernur Lampung, Ir. Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M., bersama Kepala Kepolisian Daerah Lampung (Kapolda Lampung), Irjen Pol. Helfi Assegaf, S.I.K., M.H., selaku tuan rumah pelaksana kegiatan, jajaran unsur Forkopimda Provinsi Lampung, serta berbagai perwakilan elemen masyarakat.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat, penuh kekeluargaan, dan sarat pesan kebersamaan serta komitmen menjaga stabilitas daerah.
Gubernur: Demokrasi Sehat, Investasi Tumbuh, Pekerja Sejahtera
Dalam sambutannya, Gubernur Lampung menegaskan bahwa demokrasi harus dihormati sebagai fondasi utama pembangunan daerah. Ia mendorong dialog yang terbuka, jujur, dan konstruktif antara pemerintah, dunia usaha, pekerja, akademisi, serta seluruh elemen masyarakat.
Menurutnya, Lampung harus terus bergerak maju dengan membuka ruang investasi yang sehat dan berkelanjutan. Namun, pertumbuhan ekonomi tidak boleh mengabaikan kesejahteraan pekerja.
“Lampung ingin investasi tumbuh dan ekonomi berkembang. Pada saat yang sama, kesejahteraan pekerja juga harus meningkat. Keseimbangan itu wajib dijaga,” tegasnya.
Gubernur juga menyoroti pentingnya peran perguruan tinggi di tengah bonus demografi dan percepatan transformasi digital. Generasi muda Lampung harus dipersiapkan menjadi sumber daya manusia yang kompetitif, adaptif, dan berkarakter.
Ia mengajak tokoh agama dan pimpinan ormas untuk terus menjaga persatuan serta tidak membiarkan perbedaan pandangan berkembang menjadi celah perpecahan.
“Persatuan adalah kekuatan kita. Lampung harus tetap rukun, damai, dan penuh toleransi,” ujarnya.
Kapolda: Keamanan adalah Investasi Pembangunan
Kapolda Lampung, Irjen Pol. Helfi Assegaf, S.I.K., M.H., dalam sambutannya menegaskan bahwa silaturahmi lintas elemen tersebut merupakan wujud komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban sebagai pondasi kemajuan serta kesejahteraan masyarakat.
“Keamanan adalah investasi. Tanpa situasi yang kondusif, aktivitas ekonomi dan sosial tidak akan berjalan optimal,” tegasnya.
Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Polda Lampung menyiapkan langkah strategis berupa peningkatan patroli preventif dan responsif, pemberantasan kejahatan ekonomi dan narkoba, serta penguatan edukasi kamtibmas melalui penyuluhan dan pembinaan kepada masyarakat.

Kapolda juga menyoroti tantangan era digital, khususnya penyalahgunaan media sosial seperti hoaks, ujaran kebencian, dan konten provokatif yang berpotensi menimbulkan konsekuensi hukum, terutama bagi generasi muda. Karena itu, penguatan literasi digital dinilai penting agar masyarakat lebih bijak dan bertanggung jawab dalam bermedia sosial.
Ia menekankan pentingnya sinergi antara aparat keamanan, tokoh agama, akademisi, ormas, dan serikat buruh dalam menjaga stabilitas daerah.
“Kami membutuhkan dukungan dan doa seluruh masyarakat agar dapat terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan tausiah Ramadan, doa bersama, sholat Magrib berjamaah, dilanjutkan buka puasa bersama serta sesi foto bersama seluruh undangan. Rangkaian tersebut menjadi simbol kebersamaan dan komitmen kolektif seluruh elemen dalam menjaga harmoni sosial di Provinsi Lampung.
Momentum Ramadan dimaknai bukan sekadar ibadah ritual, melainkan ruang memperkuat persatuan, mempererat silaturahmi, serta meneguhkan kolaborasi lintas sektor demi masa depan Lampung yang aman, jaya, dan sejahtera.
(Dok. KN+ / Zea Safitri)


