GAIRAH SEMANGAT KEGOTONG ROYONGAN WARGA PERUMAHAN TIRTAYASA INDAH DALAM MENYAMBUT BULAN SUCI RAMADHAN

MENJELANG RAMADAN, WARGA TIRTAYASA INDAH TURUN GUNUNG: SURAU DAN MASJID DISERBU AKSI BERSIH-BERSIH
Menjelang datangnya bulan suci Ramadan, warga Perumahan Tirtayasa Indah menunjukkan soliditas yang jarang terlihat: surau, musala, hingga masjid penuh oleh warga yang kompak melakukan aksi bersih-bersih sejak pagi. Para bapak-bapak dan pemuda memenuhi area ibadah, dari ruang dalam sampai halaman, membuat suasana gotong royong yang hidup dan terasa kuat.
Yang menarik, gerakan ini bukan sekadar rutinitas tahunan—tetapi berubah menjadi momentum kebersamaan yang menghidupkan kembali semangat sosial warga. Bahu-membahu, kaum adam dan generasi muda menyikat, mengepel, mencabut rumput, dan menata area ibadah yang menjadi fasum perumahan tersebut.
Rifky, tokoh masyarakat Tirtayasa Indah yang ditemui di lokasi, menegaskan alasan mereka turun tangan langsung: “Kebersihan itu sebagian dari iman. Ibadah itu harus dilakukan di tempat yang bersih,” ujarnya lugas.
Ketua RT 008/RW 000 LK 1, Rahmad Faizin, saat ditemui awak media Kabar Negeri Plus, menyebut tradisi bersih-bersih menjelang Ramadan ini wajib dipertahankan. Bukan cuma karena manfaat kebersihannya, tapi juga karena kegiatan ini efektif menjaga hubungan sosial antarwarga. Ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh warga yang aktif terlibat.
Rahmad berharap semangat ini menular ke RT lain, terlebih setelah adanya imbauan dari Wali Kota Bandar Lampung untuk menggerakkan aksi kebersihan lingkungan sebagai langkah antisipasi banjir. “Kita bukan hanya membersihkan rumah ibadah, tapi juga menjaga lingkungan tetap aman dan asri,” tegasnya.
Aksi warga ini langsung menyita perhatian karena energi gotong royongnya yang kuat dan menjadi contoh nyata bagaimana masyarakat menyambut Ramadan dengan kerja nyata—bukan sekadar ucapan.

(Dok.KN + jakarta sidiq)

About The Author

Bagikan Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *