Pramuka Balik Bukit Gelar Ulang Janji dan Renungan Suci, Teguhkan Komitmen Dukung Swasembada Pangan

Kabar Negeri Plus, Lampung Barat, 14 Agustus 2026 — Dalam suasana hening dan penuh khidmat, Kwartir Ranting (Kwarran) Gerakan Pramuka Balik Bukit, Kabupaten Lampung Barat, melaksanakan kegiatan Ulang Janji dan Renungan Suci dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-65 Tahun 2026.


Kegiatan yang dipusatkan di halaman Kebun Raya Liwa (KRL) tersebut menjadi momentum bagi anggota Gerakan Pramuka untuk kembali menghayati nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma, sekaligus memperkuat semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.


Pelaksanaan kegiatan dimajukan sehari menjelang puncak peringatan Hari Pramuka pada 14 Agustus 2026. Kegiatan dimulai Kamis malam, 13 Agustus 2026, dan berlangsung hingga Jumat dini hari, 14 Agustus 2026.
Tahun ini, semangat kegiatan mengusung tema nasional, “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045.”


Ketua Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Balik Bukit, Junaidi Jamsari, mengatakan Ulang Janji dan Renungan Suci bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan ruang untuk melakukan refleksi sekaligus memperkuat komitmen anggota Pramuka dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


“Renungan Suci adalah ruang evaluasi. Kita mengingat Dasa Darma, menguatkan ikatan batin, dan merenungkan peran kita. Tahun ini pesannya jelas: Pramuka harus menjadi bagian dari solusi ketahanan pangan. Dari berkebun, penyuluhan, sampai menjadi agen perubahan di desa,” ujar Junaidi, Kamis (13/8/2026).


Menurutnya, tantangan bangsa ke depan membutuhkan keterlibatan generasi muda, termasuk dalam mendukung program swasembada pangan.
“Pramuka hari ini tidak cukup hanya di lapangan upacara. Kita harus turun ke sawah, ke kebun, dan menjadi garda terdepan ketahanan pangan menuju Indonesia Emas 2045,” tegasnya.


Berlangsung Khidmat di Bawah Cahaya Obor
Rangkaian Ulang Janji dan Renungan Suci dirancang dalam suasana tenang, hening, dan sakral. Lampu di sekitar lokasi dipadamkan dan suasana diterangi cahaya obor serta lilin.
Tahapan kegiatan diawali dengan persiapan peserta yang memasuki lapangan dalam barisan. Petugas pembawa Bendera Merah Putih bersama Pembina Upacara mengambil posisi masing-masing.


Pada tahap inti, peserta memberikan penghormatan kepada Sang Merah Putih, dilanjutkan dengan pembacaan Renungan Suci yang diiringi lagu “Satu Nusa Satu Bangsa.”
Suasana semakin khidmat ketika dilakukan penyalaan 10 Obor Dasa Darma, kemudian dilanjutkan dengan pengucapan kembali Tri Satya secara serentak dan doa bersama untuk bangsa Indonesia serta cita-cita menuju Indonesia Emas 2045.
Setelah seluruh rangkaian inti selesai, kegiatan ditutup dengan laporan Pemimpin Upacara dan pembubaran barisan.


Dihadiri Unsur Forkopimcam dan Pembina Pramuka
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimcam Balik Bukit dan jajaran pembina Pramuka, di antaranya Ka. Mabiran/Camat Balik Bukit, Kapolsek Balik Bukit, Danramil Balik Bukit, Kepala Puskesmas Liwa, Kepala KUA Balik Bukit, Korwil Dinas Pendidikan, serta para Pembina Pramuka tingkat SMA/SMK/MA dan SMP/MTs se-Kwartir Ranting Balik Bukit.


Junaidi menegaskan, Gerakan Pramuka harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan nilai dasar yang menjadi jati dirinya.
“Pramuka harus bertransformasi menjadi organisasi modern dan profesional. Kita berkomitmen mengabdi kepada masyarakat. Generasi muda yang kita bina hari ini harus siap menjadi pemimpin dan pejuang ketahanan pangan masa depan,” katanya.
Kegiatan Ulang Janji dan Renungan Suci tersebut merupakan agenda rutin tahunan Kwarran Balik Bukit. Selain menjadi bagian dari peringatan Hari Pramuka, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat loyalitas, disiplin, persaudaraan, dan semangat pengabdian anggota Gerakan Pramuka kepada masyarakat, bangsa, dan negara..


Dengan semangat Tri Satya dan Dasa Darma, Pramuka Balik Bukit menegaskan komitmennya untuk tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi ikut mengambil peran nyata dalam menjawab tantangan bangsa, termasuk mendukung ketahanan dan swasembada pangan menuju Indonesia Emas 2045.

Dok. KN+

By Jakfar Sidik

 

About The Author

Bagikan Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *