Sambut 1 muharram 1448 h, lorong langit gelar pengajian akbar dan santuni yatim-janda: hijrah tak cukup di lisan, harus nyata dalam aksi.

KABAR NEGERI PLUS | BANDAR LAMPUNG.

Di saat banyak orang hanya memperingati Tahun Baru Islam dengan seremonial dan ucapan di media sosial, Komunitas Pengajian Lorong Langit memilih menghadirkan makna hijrah yang sesungguhnya: berbagi, peduli, dan menguatkan mereka yang membutuhkan.

Menyambut datangnya 1 Muharram 1448 Hijriah, Komunitas Pengajian Lorong Langit menggelar Pengajian Akbar dan Santunan Anak Yatim serta Janda yang berlangsung penuh khidmat dan haru di Sekretariat Lorong Langit, Kelurahan Kalibalau Kencana, Kecamatan Kedamaian, Kota Bandar Lampung, Minggu (20/06/2026).

Kegiatan tersebut bukan sekadar agenda keagamaan tahunan. Lebih dari itu, acara ini menjadi bukti bahwa semangat hijrah dapat diwujudkan dalam tindakan nyata yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

Puluhan anak yatim dan para janda tampak hadir memenuhi lokasi acara. Wajah-wajah yang awalnya sederhana dan penuh harap perlahan berubah menjadi senyum bahagia ketika menerima perhatian, doa, dan santunan dari para donatur serta pengurus komunitas.

Pimpinan Komunitas Lorong Langit, M. Rifa’i, didampingi Efendi, menegaskan bahwa kegiatan sosial tersebut merupakan bagian dari komitmen yang terus dijaga sejak komunitas itu berdiri.

Menurutnya, santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa bukanlah kegiatan yang dilakukan hanya pada momen tertentu, melainkan telah menjadi program rutin yang dilaksanakan secara berkala, baik bulanan maupun tahunan.

“Kami ingin menjadikan momentum Tahun Baru Islam ini sebagai pengingat bahwa hijrah tidak hanya soal berpindah keadaan secara spiritual, tetapi juga bagaimana kita bisa menjadi manusia yang lebih bermanfaat bagi sesama,” ungkapnya.

Suasana kebersamaan semakin terasa dengan hadirnya berbagai unsur pemerintahan dan aparat keamanan. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Lurah Kalibalau Kencana, Nimbang Saat, SE, bersama jajaran Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat.

Kehadiran mereka menjadi simbol dukungan pemerintah terhadap gerakan sosial yang tumbuh dari masyarakat dan mampu memberikan dampak langsung bagi lingkungan sekitar.

Dalam sambutannya, Nimbang Saat memberikan apresiasi tinggi kepada Komunitas Lorong Langit yang dinilainya konsisten menjaga nilai-nilai kemanusiaan dan gotong royong di tengah masyarakat.

Ia menyebut kegiatan tersebut sebagai contoh nyata bahwa kepedulian sosial tidak selalu harus dimulai dari organisasi besar atau program pemerintah, tetapi dapat lahir dari komunitas sederhana yang memiliki niat tulus untuk membantu sesama.
“Ini adalah bentuk nyata solidaritas sosial. Komunitas Lorong Langit telah menunjukkan bahwa kepedulian terhadap anak yatim, janda, dan warga yang membutuhkan dapat terus hidup melalui kebersamaan dan semangat gotong royong,” ujarnya.

Puncak acara diisi dengan tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Asgori, S.Ag. Dalam ceramahnya, ia mengajak seluruh jamaah menjadikan Tahun Baru Islam sebagai momentum evaluasi diri dan memperkuat hubungan dengan Allah SWT sekaligus mempererat kepedulian terhadap sesama manusia.

Menurutnya, makna hijrah yang diwariskan Rasulullah SAW tidak hanya berkaitan dengan perubahan pribadi menuju kebaikan, tetapi juga bagaimana seorang muslim mampu menghadirkan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.

“Kesalehan spiritual harus berjalan beriringan dengan kesalehan sosial. Salah satu bentuknya adalah menyantuni anak yatim, membantu kaum dhuafa, dan meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang menghadapi kesulitan hidup,” pesan Ustadz Asgori di hadapan para jamaah.

Menjelang akhir kegiatan, suasana haru begitu terasa saat santunan diserahkan secara langsung kepada para penerima manfaat. Doa-doa dipanjatkan, tangan-tangan saling berjabat, dan rasa syukur menyelimuti seluruh rangkaian acara.

Momentum 1 Muharram 1448 Hijriah yang digelar Komunitas Lorong Langit itu menjadi pengingat bahwa pergantian tahun dalam kalender Islam bukan hanya tentang bergantinya angka dan waktu. Lebih dari itu, ia adalah panggilan untuk memperbaiki diri, memperkuat keimanan, dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Di tengah berbagai tantangan sosial yang masih dihadapi masyarakat, langkah sederhana yang dilakukan Komunitas Lorong Langit membuktikan satu hal penting: hijrah terbaik adalah ketika keimanan mampu melahirkan kepedulian, dan kepedulian mampu menghadirkan harapan bagi mereka yang membutuhkan.

(Dok.KN +/Admin)

 

About The Author

Bagikan Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *