“Saat Banyak Orang Sibuk dengan Dunia Sendiri, Warga Tirtayasa Indah Justru Bersatu!” — Gotong Royong Sambut Iduladha 1447 H Jadi Bukti Tradisi Leluhur Belum Mati

Kabar Negeri Plus | Daerah — Di tengah zaman modern yang perlahan mengikis rasa kepedulian sosial, warga Perumahan Tirtayasa Indah justru menunjukkan hal berbeda.

Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, puluhan warga turun langsung membersihkan Mushola Al Ikhlas dan mempersiapkan pelaksanaan qurban secara bersama-sama dalam suasana penuh kekeluargaan dan persaudaraan.

Pemandangan langka itu terlihat sejak pagi hari. Tanpa komando berlebihan, warga dari berbagai kalangan tampak bahu membahu mengangkat peralatan, membersihkan lingkungan mushola, merapikan halaman, hingga menyiapkan sarana pelaksanaan penyembelihan hewan qurban.

Tak ada sekat status sosial, tak ada perbedaan golongan. Semua melebur menjadi satu demi menjaga tradisi kebersamaan yang telah hidup sejak lama di lingkungan Perumahan Tirtayasa Indah.

Kegiatan gotong royong tersebut dipimpin langsung oleh Ketua RT 08, Rugis Tupindo, bersama Ketua Mushola Al Ikhlas, Mulyadi. Keduanya terlihat aktif memimpin warga sekaligus memastikan seluruh persiapan Iduladha berjalan maksimal.

Suasana harmonis begitu terasa. Gelak tawa warga bercampur dengan semangat kerja bersama menjadi gambaran nyata bahwa nilai gotong royong masih hidup dan belum tergilas perkembangan zaman.

Para panitia qurban yang telah dibentuk beberapa minggu sebelumnya juga ikut terlibat penuh dalam kegiatan tersebut. Mereka mempersiapkan berbagai kebutuhan teknis agar pelaksanaan qurban nantinya berjalan tertib, aman, dan lancar.

Salah satu tokoh masyarakat Perumahan Tirtayasa Indah, Rifky Atik, menegaskan bahwa budaya gotong royong bukan hanya kegiatan rutin tahunan, melainkan warisan luhur yang wajib dijaga lintas generasi.

“Tradisi bergotong royong ini adalah murni peninggalan para sesepuh terdahulu. Ini harus tetap dijaga sampai ke anak cucu kita nanti,” tegas Rifky Atik saat ditemui di halaman Mushola Al Ikhlas.

Menurut Rifky, kebersamaan warga menjadi kekuatan utama dalam menjaga kerukunan lingkungan. Ia mengingatkan bahwa di tengah kehidupan yang semakin individualis,
budaya saling membantu justru menjadi nilai yang semakin mahal.

Momentum menjelang Iduladha 1447 H ini akhirnya bukan hanya tentang persiapan ibadah qurban semata.

Lebih dari itu, kegiatan gotong royong warga Tirtayasa Indah menjadi simbol bahwa persatuan, kepedulian, dan rasa kekeluargaan masih tumbuh kuat di tengah masyarakat.

(Dok.KN +/Admin)

 

About The Author

Bagikan Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *