
Digital Pro Indo Tancapkan Kaki di Lampung, Struktur Regional Dikukuhkan dan Bidik 15 Kabupaten/Kota
BANDAR LAMPUNG — KABAR NEGERI PLUS — Peta kekuatan Digital Pro Indo di Lampung mulai dibangun. Bukan sekadar membentuk nama dan jabatan, organisasi yang telah eksis melalui platform marketplace tersebut kini mengukuhkan struktur kepengurusan regional sebagai langkah awal memperluas jaringan hingga ke 15 kabupaten/kota di Provinsi Lampung.
Kepercayaan dari manajemen pusat diberikan kepada Drs. Hi. Karna Saputra, M.Pd. untuk memegang kendali sebagai Ketua/Manager Regional Lampung.
Amanah tersebut sekaligus menempatkan Karna Saputra sebagai figur yang bertugas memimpin, mengoordinasikan, serta mengembangkan komunitas Digital Pro Indo di seluruh wilayah Lampung.
Tugas tersebut tidak ringan. Setelah struktur regional terbentuk, agenda berikutnya adalah melakukan konsolidasi dan membangun struktur kepengurusan di tingkat kabupaten/kota.
Targetnya jelas: 15 kabupaten/kota harus memiliki jaringan kepengurusan Digital Pro Indo.
Langkah itu diarahkan untuk memperkuat komunitas sekaligus memperluas pemanfaatan ekosistem usaha digital dan marketplace di tengah perkembangan ekonomi berbasis teknologi.
Struktur Regional Resmi Dibentuk
Untuk menjalankan roda organisasi, Karna Saputra tidak bekerja sendiri. Sejumlah nama telah ditetapkan mengisi posisi strategis dalam struktur Digital Pro Indo Regional Lampung.
Berikut susunan kepengurusannya:
Ketua/Manager Regional Lampung:
Drs. Hi. Karna Saputra, M.Pd.
Wakil Ketua/Manager Regional:
Alex
Sekretaris:
Tini Juwita Ratna Wati, S.E.
Wakil Sekretaris:
Harti Astuti
Bendahara:
Suhardi, S.IP., M.M.
Wakil Bendahara:
Rosmalawati
Sementara jajaran Dewan Pembina dipercayakan kepada:
Pembina I:
Dr. C. Hj. Yunani, M.Pd.
Pembina II:
Farabi, S.E.
Dari Struktur Regional Menuju 15 Kabupaten/Kota
Pengukuhan ini menjadi titik awal konsolidasi Digital Pro Indo di Lampung. Setelah struktur regional terbentuk, pengembangan organisasi diarahkan hingga ke tingkat kabupaten/kota.
Artinya, pekerjaan berikutnya bukan sekadar menjalankan struktur yang telah ada, tetapi memastikan jaringan Digital Pro Indo dapat terbentuk dan bergerak di seluruh wilayah Lampung.
Kehadiran struktur di 15 kabupaten/kota diharapkan mampu membuka ruang yang lebih luas bagi masyarakat untuk mengenal dan memanfaatkan peluang dalam ekosistem ekonomi digital.
Platform marketplace menjadi salah satu ruang yang ingin dikembangkan melalui komunitas tersebut, dengan harapan dapat mendorong aktivitas ekonomi dan membuka peluang bagi masyarakat di daerah.
Namun, target tersebut membutuhkan konsolidasi yang kuat. Struktur regional menjadi fondasi, sementara kepengurusan di tingkat kabupaten/kota akan menjadi ujung tombak pengembangan komunitas di lapangan.
Membawa Visi Ekonomi Digital
Pengangkatan Karna Saputra sebagai Manager Regional Lampung disebut merupakan bentuk kepercayaan sekaligus amanah dari manajemen pusat.
Amanah tersebut mencakup tanggung jawab untuk memimpin organisasi, mengoordinasikan jajaran pengurus, serta mengembangkan komunitas Digital Pro Indo secara lebih luas di Provinsi Lampung.
Dengan terbentuknya kepengurusan regional, Digital Pro Indo Lampung memasuki fase baru: konsolidasi organisasi, ekspansi jaringan, dan penguatan komunitas ekonomi digital.
Visi yang dibawa tidak berhenti pada pertumbuhan jaringan. Pengembangan komunitas juga diarahkan untuk ikut mengambil bagian dalam upaya menuju Indonesia maju dan masyarakat yang terbebas dari kemiskinan melalui pemanfaatan peluang ekonomi digital.
Kini tantangannya berada di lapangan: bagaimana struktur yang telah dikukuhkan tersebut mampu diterjemahkan menjadi gerakan komunitas yang nyata, produktif, dan menjangkau masyarakat di 15 kabupaten/kota Lampung.
Struktur sudah berdiri. Jaringan mulai dibangun. Berikutnya, pembuktian akan berlangsung di lapangan.
(Dok.KN+/Suhardi)

