PKKMB Hari Kedua Universitas Malahayati: 1.196 Mahasiswa Baru Dibekali Riset hingga Bela Negara

BANDAR LAMPUNG, Kabar Negeri Plus — Memasuki hari kedua Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB), Universitas Malahayati tidak hanya memperkenalkan lingkungan dan fasilitas akademik, tetapi juga membekali 1.196 mahasiswa baru dengan wawasan riset, pencegahan kekerasan dan perundungan, hingga nilai-nilai bela negara.

Kegiatan PKKMB yang berlangsung di Gedung Graha Bintang, Selasa (8/9/2026), berjalan sejak pagi hingga sore dengan rangkaian materi yang diarahkan untuk membangun kesiapan mahasiswa menghadapi kehidupan akademik sekaligus menanamkan karakter, integritas, dan wawasan kebangsaan.

Pada sesi pagi, mahasiswa baru mendapatkan pengenalan berbagai fasilitas dan layanan pendukung pembelajaran di lingkungan Universitas Malahayati.

Materi diawali dengan pengenalan UPT Balai Bahasa, termasuk program unggulan serta fasilitas pembelajaran bahasa asing yang dapat dimanfaatkan mahasiswa selama menjalani pendidikan di kampus.

Selanjutnya, mahasiswa diperkenalkan dengan perpustakaan, mulai dari akses keanggotaan, katalog digital, hingga ruang baca yang dapat menunjang kebutuhan pembelajaran dan kegiatan riset.

Tidak hanya fasilitas akademik, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) turut mendorong mahasiswa agar sejak awal mengenal dan terlibat dalam kegiatan penelitian serta pengabdian kepada masyarakat.

Sementara itu, Satgas PPKPT memberikan pemahaman mengenai pentingnya menciptakan lingkungan kampus yang bebas dari kekerasan dan perundungan.

Mahasiswa juga diperkenalkan dengan jalur pelaporan sebagai bagian dari upaya membangun ruang pendidikan yang aman dan nyaman.

Dari ruang akademik menuju wawasan kebangsaan
Memasuki sesi sore, suasana PKKMB bergeser pada materi bela negara.

Pangdam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, hadir memberikan pembekalan kepada mahasiswa baru.

Dalam materi tersebut, sejumlah nilai strategis ditekankan, di antaranya Pancasila dan NKRI, Profil Pelajar Pancasila, kesadaran bela negara, serta pencegahan paham radikal.

Mayjen TNI Kristomei Sianturi menegaskan bahwa mahasiswa memiliki posisi penting sebagai calon pemimpin sekaligus bagian dari generasi yang akan menentukan masa depan bangsa.

“Kalian calon pemimpin sekaligus benteng moral bangsa. Cintai tanah air, jaga toleransi, bentengi diri dari radikalisme. Teguh pada Pancasila demi keutuhan NKRI,” tegas Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi pada Selasa (8/9/2026).

Pembekalan tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam rangkaian PKKMB hari kedua, karena mahasiswa tidak hanya diarahkan untuk memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki kesadaran kebangsaan dan tanggung jawab sosial.
Kegiatan turut dihadiri dan didampingi Wakil Rektor I hingga IV Universitas Malahayati.

Melalui rangkaian PKKMB tersebut, Universitas Malahayati menegaskan komitmennya untuk mencetak generasi muda yang cerdas, berintegritas, memiliki kepedulian sosial, serta berjiwa nasionalis.

PKKMB pun tidak sekadar menjadi agenda penyambutan mahasiswa baru, tetapi menjadi momentum awal untuk membangun karakter dan kesiapan mereka sebagai bagian dari civitas akademika sekaligus generasi penerus bangsa.


(Dok. KN+ by Admin)

About The Author

Bagikan Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *