PASAR GINTUNG NYARIS LUMPUH:SERBUAN WARGA JELANG RAMADHAN 1447 H BIKIN JALAN SATU JALUR MACET TOTAL.

Kabar Negeri Plus, 18 Januari 2026 — Jalan satu jalur di kawasan Pasar Gintung kembali kolaps. Ribuan warga memadati pusat perdagangan itu untuk berburu kebutuhan pokok jelang Ramadan 1447 H. Kepadatan ini memaksa lalu lintas tersendat parah, terutama saat jam pulang kerja.
Sejak sore, arus kendaraan beradu dengan gelombang masyarakat yang memborong bahan makanan untuk persiapan sahur. Sayur, ikan, ayam, dan daging menjadi komoditas paling diburu. Pedagang kebanjiran pembeli, sementara pembeli harus berdesakan di jalur yang sempit.
Ironisnya, pasar baru yang dibangun pemerintah tidak jauh dari lokasi ini justru sepi pengunjung. Semua aktivitas tetap terpusat di Pasar Gintung, memicu penumpukan kendaraan dan kemacetan yang sudah dianggap “biasa” tetapi kini makin ekstrem menjelang bulan suci.
Situasi di lapangan menunjukkan minimnya pengawasan. Lalu lintas praktis hanya bergantung pada tukang parkir, tanpa kehadiran petugas resmi yang mengatur arus kendaraan. Padahal, volume pengunjung dan kendaraan sudah jauh melampaui kapasitas area pasar.
Kondisi ini menegaskan perlunya langkah cepat Dinas Pasar dan pihak terkait. Penertiban, rekayasa lalu lintas, hingga optimalisasi pasar baru harus dilakukan sebelum kemacetan berubah menjadi masalah rutin setiap Ramadan.
Awak media Kabar Negeri Plus memantau langsung situasi ini dan menilai bahwa tanpa penanganan serius, Pasar Gintung akan terus menjadi titik rawan macet dan sesak setiap musim belanja besar.
(Dok. KN + Jakfar)

 

About The Author

Bagikan Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *