BANGGA BERJUANG BERSAMA — FSPMI 27 TAHUN, KONSISTEN MELAWAN TEKANAN

Kabar Negeri Plus — Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) genap berusia 27 tahun pada 6 Februari 2026. Sejak berdiri pada 6 Februari 1999, FSPMI menapaki perjalanan panjang penuh tekanan, konflik industrial, hingga upaya sistematis melemahkan gerakan buruh. Namun organisasi ini tetap berdiri kokoh—keras, solid, dan konsisten seperti karakter METAL yang menjadi identitasnya.

Momentum ulang tahun ke-27 ini sekaligus menandai fase penting regenerasi kepemimpinan melalui Kongres VII FSPMI, yang akan digelar pada Minggu–Selasa, 8–10 Februari 2026, di Hotel Mercure Convention Center Ancol, Jakarta Utara. Kongres tersebut menjadi ajang konsolidasi nasional dan penentuan arah perjuangan FSPMI ke depan.

Ribuan delegasi dari Pimpinan Cabang FSPMI dan Pimpinan Unit Kerja se-Indonesia dijadwalkan hadir dengan mengusung tema “Bangga Berjuang Bersama FSPMI”. Tema ini menegaskan semangat kolektif dan loyalitas anggota, khususnya kader yang telah puluhan tahun berada di garis depan perjuangan buruh.

Selama hampir tiga dekade, FSPMI bukan tanpa ujian. Tekanan eksternal, narasi adu domba, hingga serangan buzzer yang mencoba mendelegitimasi gerakan buruh terus bermunculan. Namun, upaya tersebut tak menggoyahkan barisan. Solidaritas internal dan militansi anggota justru menjadi tameng utama yang menjaga panji FSPMI tetap berkibar.

Kongres VII FSPMI diharapkan tidak hanya menghasilkan kepemimpinan baru, tetapi juga memperkuat struktur organisasi dan mempertegas sikap politik-industrial FSPMI dalam memperjuangkan hak normatif, upah layak, jaminan kerja, serta perlindungan pekerja di tengah dinamika industri nasional.

Penutupan Kongres VII FSPMI Tahun 2026 akan dirangkaikan dengan Musyawarah Nasional SPA FSPMI serta pelantikan bersama, yang dijadwalkan pada Selasa, 10 Februari 2026.

Dalam momentum ini, DPW FSPMI Provinsi Lampung, melalui Ketua Wiwin Hefrianto, S.H., menyampaikan ucapan Dirgahayu ke-27 FSPMI, seraya menegaskan komitmen untuk terus berada di barisan perjuangan, menjaga soliditas organisasi, serta melawan segala bentuk pelemahan terhadap hak dan martabat kaum pekerja.

Dua puluh tujuh tahun bukan sekadar usia—ini adalah bukti ketahanan, konsistensi, dan keberanian melawan ketidakadilan. FSPMI tetap bangga berjuang bersama.

(Dok. KN+ Zea Safitri)

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Ut elit tellus, luctus nec ullamcorper mattis, pulvinar dapibus leo.

About The Author

Bagikan Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *