
Ir. H. Said Iqbal, M.E. Pilkada DPRD Ancaman Demokrasi, Partai Buruh Siap Tarik Dukungan
Jakarta — Presiden Partai Buruh Ir. H. Said Iqbal, M.E. menyatakan penolakan total terhadap wacana pengembalian pemilihan kepala daerah kepada DPR. Ia menegaskan, langkah tersebut merupakan pembunuhan demokrasi dan kemunduran serius yang mencederai amanat Reformasi 1998.
“Jika kepala daerah tidak lagi dipilih langsung oleh rakyat, maka Indonesia sedang mundur ke sistem politik tertutup ala Orde Baru,” tegas Said Iqbal dalam Kongres ke-V Partai Buruh di Jakarta.
Menurutnya, pilkada melalui DPRD hanya akan menguatkan oligarki politik, memperluas transaksi kekuasaan, serta menghilangkan kedaulatan rakyat dalam menentukan pemimpinnya. “Demokrasi tidak boleh diputus di ruang gelap elite,” katanya.
Di bidang ekonomi, Ir. H. Said Iqbal, M.E. mendesak pemerintah segera merevisi UMP DKI Jakarta menjadi Rp5,89 juta sebagai langkah nyata meningkatkan daya beli buruh dan mendorong pemulihan ekonomi nasional dari bawah. Ia menilai kebijakan upah murah selama ini menjadi sumber ketimpangan struktural.
Said Iqbal juga mengecam sistem perpajakan yang dinilai tidak adil, khususnya terhadap pekerja. Ia menuntut agar THR, pesangon, dan bonus buruh dibebaskan dari pajak, karena merupakan hak normatif pekerja, bukan objek pungutan negara.
Secara politik, Partai Buruh menyatakan masih memberikan dukungan kepada pemerintahan Prabowo–Gibran. Namun Said Iqbal menegaskan, dukungan tersebut kritis, bersyarat, dan tidak permanen. “Dukungan akan dicabut jika kebijakan pemerintah menyimpang dari kepentingan buruh, demokrasi, dan keadilan sosial,” ujarnya.
Kongres ke -V Partai Buruh merupakan forum tertinggi pengambilan keputusan partai untuk periode 2026–2029, sebagaimana diatur dalam AD/ART Partai Buruh. Kongres ini diikuti 10.000–15.000 kader dari seluruh Indonesia dan berlangsung pada 19–22 Januari 2026 di Mahaka Square, Kelapa Gading, Jakarta Utara, terakhir di Golden Boutique Hotel, Kemayoran, Jakarta Pusat.
Hasil kongres antara lain penetapan Garis-Garis Perjuangan Partai (GPP), konsolidasi nasional organisasi buruh, serta terpilihnya kembali Ir. H. Said Iqbal, M.E. sebagai Ketua terpilih Partai Buruh periode 2026 2029.

Kongres tersebut dihadiri jajaran pengurus Exco pusat dan daerah, federasi serikat pekerja/serikat buruh,serta sayap Partai Buruh dari seluruh Indonesia. Dari Provinsi Lampung, hadir Ketua Exco Partai Buruh Provinsi Lampung Sulaiman Ibrahim, S.H., bersama seluruh Ketua Exco kabupaten/kota se-Provinsi Lampung sebagai bagian dari konsolidasi nasional menghadapi ancaman kemunduran demokrasi.
Saat dikonfirmasi, salah satu pengurus Exco Partai Buruh Kota Bandar Lampung RH menyampaikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan Kongres ke-V Partai Buruh. Ia menilai seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, damai, dan menjunjung tinggi nilai nilai demokrasi, serta menunjukkan kedewasaan politik dan soliditas (kekompakan dan kesatuan yang kuat, baik dalam sikap, gerak, maupun keputusan) organisasi Partai Buruh secara nasional.
(Dok. KN+ Zea Safitri)

