Enam Kursi Eselon II Pesawaran Berganti, Nanda Indira: Jabatan Bukan Sekadar Posisi

PESAWARAN — KABAR NEGERI PLUS — Lapangan Pemerintah Kabupaten Pesawaran, Senin (14/9/2026), menjadi saksi pergeseran enam pejabat strategis di lingkungan Pemkab Pesawaran. Di tengah rutinitas apel mingguan, enam jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) resmi berganti tangan.

Bukan sekadar seremoni. Pelantikan tersebut menjadi momentum bagi Bupati Pesawaran Nanda Indira untuk menegaskan satu pesan keras: kursi jabatan bukan tempat untuk sekadar duduk, melainkan ruang untuk membuktikan kinerja.

Enam pejabat yang dilantik merupakan hasil seleksi terbuka JPTP di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pesawaran. Mereka kini memegang kendali pada sejumlah sektor yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat, mulai dari infrastruktur, keuangan daerah, transportasi, sosial, permukiman hingga perkebunan dan peternakan.

Usai apel rutin, prosesi pelantikan berlangsung di lapangan Pemkab Pesawaran. Dalam arahannya, Nanda tidak membungkus pesan dengan basa-basi.

Ia mengingatkan bahwa jabatan yang diterima para pejabat bukan sekadar penghargaan administratif, melainkan amanah sekaligus kepercayaan publik yang harus dibayar dengan kerja nyata.

«“Selamat atas amanah yang diberikan. Saya ingatkan dengan tegas, jabatan adalah amanah. Jabatan ini merupakan bentuk kepercayaan, baik dari pimpinan, terlebih kepercayaan dari masyarakat dan Allah SWT,” kata Nanda.»

Pesan tersebut menjadi penekanan bahwa setelah pelantikan, pekerjaan sebenarnya justru dimulai.

Nanda meminta enam pejabat tersebut tidak larut dalam seremoni dan tidak menunggu terlalu lama untuk bergerak. Konsolidasi internal dan pelaksanaan tugas sesuai tanggung jawab masing-masing harus segera dilakukan.

«“Karena itu, buktikan kepercayaan ini dengan menunjukkan kinerja yang baik dan nyata. Jangan menunggu, segera lakukan konsolidasi,” tegasnya.»

Enam Pejabat, Enam Titik Strategis

Enam pejabat yang kini dipercaya menduduki posisi JPTP tersebut adalah:

  1. Achmad Fajar, S.Sos., MM. — Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pesawaran.
  2. Riswanda Djunaidi, SE., MM. — Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Pesawaran.
  3. Iswanto, SE., M.S.Ak. — Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Pesawaran.
  4. Feriany Said, S.KM., M.Kes., MM. — Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pesawaran.
  5. Tanwir, SE., MM. — Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Pesawaran.
  6. Arief Budiman, SH. — Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Pesawaran.

Enam nama tersebut kini berada di posisi yang bukan tanpa beban. Setiap dinas memiliki persoalan dan target masing-masing yang pada akhirnya akan bermuara pada satu ukuran: seberapa jauh kebijakan pemerintah benar-benar terasa bagi masyarakat.

Pelantikan boleh selesai dalam hitungan waktu. Foto seremonial boleh tersimpan sebagai dokumentasi.

Tetapi setelah itu, publik tentu akan menunggu pembuktian.

Sebab, jabatan bisa diberikan melalui keputusan dan pelantikan, tetapi kepercayaan masyarakat hanya bisa dipertahankan melalui kinerja.

Dan enam pejabat baru Pesawaran kini berada di bawah sorotan: mampukah mereka menjawab amanah tersebut dengan kerja nyata, bukan sekadar janji dan seremoni?

(Dok.KN +/Admin)

 

About The Author

Bagikan Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *