
Kebanggaan Lampung, Adhitya Agung Raih Medali Perak Kejurnas POBSI 2026
JAKARTA — Kabar Negeri Plus — Perjuangan panjang pebiliar Lampung, Adhitya Agung Pratama, akhirnya berbuah medali perak. Tampil di partai final Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Biliar 2026 nomor 10 Ball Putra, Agung harus mengakui keunggulan pebiliar Jawa Barat, Irsal Afrinneza Nasution, dengan skor tipis 7-9.
Meski gagal membawa pulang medali emas, penampilan Agung di meja pertandingan menjadi catatan membanggakan bagi Lampung. Ia mampu melangkah hingga partai puncak dan menempatkan nama Sang Bumi Ruwa Jurai dalam persaingan biliar tingkat nasional.
Final yang berlangsung di Puslatnas iNews Tower, Jakarta, Jumat (11/9/2026) sore, dimulai sekitar pukul 14.00 WIB. Pertandingan berlangsung ketat sejak awal dengan kedua pebiliar saling mengejar angka.
Agung sempat tertinggal pada awal pertandingan. Namun, pebiliar Lampung tersebut menunjukkan mental bertanding yang kuat. Permainan presisi, pengambilan keputusan yang tenang, serta kemampuan membaca situasi di atas meja membuatnya mampu memangkas ketertinggalan.
Memasuki fase krusial, pertandingan semakin menegangkan. Pada kedudukan 7-8, Agung masih memiliki peluang untuk menyamakan kedudukan. Namun, Irsal akhirnya mampu memanfaatkan kesempatan terakhir dan menutup pertandingan dengan skor 9-7.
Hasil tersebut memastikan Irsal Afrinneza Nasution sebagai juara, sementara Adhitya Agung Pratama harus puas di posisi runner-up dengan membawa pulang medali perak.
Bagi Lampung, pencapaian tersebut tetap menjadi hasil penting. Perjalanan Agung hingga final menunjukkan bahwa atlet biliar Lampung mampu bersaing di level nasional dan memiliki potensi untuk mencatatkan prestasi lebih tinggi pada ajang berikutnya.
Sekretaris Pengprov POBSI Lampung, Harry Bangsawan, S.T., menyampaikan apresiasi atas perjuangan Agung selama mengikuti Kejurnas Biliar 2026.
“Terima kasih kepada saudara Agung sudah memberikan sejarah baru untuk biliar Lampung. Meski kalah di final, tetapi tetap menjadi juara bagi masyarakat Lampung,” ujar Harry.
Harry juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Lampung yang terus memberikan dukungan kepada para atlet yang berlaga dalam Kejurnas Biliar 2026.
“Terima kasih atas semua dukungan masyarakat Lampung dalam men-support tim Lampung pada Kejurnas 2026,” tambahnya.
Menurut Harry, medali perak yang diraih Agung harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi kompetisi berikutnya.
“Perjalanan Agung belum selesai. Medali perak ini bukan akhir, tetapi awal untuk meraih prestasi yang lebih tinggi. Semoga hasil ini menjadi motivasi bagi Agung dan seluruh atlet biliar Lampung untuk terus berlatih, memperbaiki kekurangan dan kembali dengan prestasi yang lebih besar,” tuturnya.
Prestasi Agung di Kejurnas Biliar 2026 sekaligus menjadi modal penting bagi perkembangan olahraga biliar Lampung. Perjuangan hingga partai final menjadi bukti bahwa kerja keras, konsistensi latihan, dan mental bertanding menjadi bagian penting dalam perjalanan seorang atlet menuju prestasi nasional.
(Dok. KN+ By Admin)


