{"id":4273,"date":"2026-05-25T06:55:14","date_gmt":"2026-05-24T23:55:14","guid":{"rendered":"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/?p=4273"},"modified":"2026-05-25T06:56:44","modified_gmt":"2026-05-24T23:56:44","slug":"skandal-dana-desa-rp165-juta-sampang-warga-kerja-tanpa-upah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/index.php\/2026\/05\/25\/skandal-dana-desa-rp165-juta-sampang-warga-kerja-tanpa-upah\/","title":{"rendered":"RAMPAS KERINGAT RAKYAT!\u201d \u2014 Skandal Dana Desa Rp165 Juta di Sampang Meledak, Inspektorat Diduga Tutup Mata, Warga Dipaksa Kerja Tanpa Upah."},"content":{"rendered":"\t\t<div data-elementor-type=\"wp-post\" data-elementor-id=\"4273\" class=\"elementor elementor-4273\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-22ce9d72 e-flex e-con-boxed e-con e-parent\" data-id=\"22ce9d72\" data-element_type=\"container\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"e-con-inner\">\n\t\t\t\t<div class=\"elementor-element elementor-element-53ef4bde elementor-widget elementor-widget-text-editor\" data-id=\"53ef4bde\" data-element_type=\"widget\" data-widget_type=\"text-editor.default\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t\t\n<p>Kabar Negeri | Sampang \u2014 Aroma dugaan korupsi Dana Desa kembali mengguncang publik. Kali ini, sorotan tajam mengarah ke Desa Asem Raja, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, setelah muncul laporan pengaduan nasional terkait dugaan penyimpangan anggaran desa senilai Rp165.432.200 yang disebut berlangsung secara sistematis dan dibiarkan bertahun-tahun.<\/p>\n\n<p>Bukan sekadar dugaan pelanggaran administrasi, kasus ini disebut telah berubah menjadi skandal serius yang menyeret dugaan penyalahgunaan wewenang, pembiaran pengawasan, hingga praktik yang dinilai merugikan masyarakat secara langsung.<\/p>\n\n<p>Laporan bernomor 004\/LAP-LENGKAP\/V\/2026 itu dilayangkan masyarakat melalui H. Moh. Huzaini bersama unsur warga dan perwakilan 14 desa. Aduan tersebut dikirim ke berbagai lembaga tinggi negara, mulai Presiden RI, Menteri Dalam Negeri, Ketua KPK, Kepala BPKP, DPR RI Komisi II, DPRD Jawa Timur Komisi I, hingga DPRD Kabupaten Sampang Komisi I.<\/p>\n\n<p>Dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu (23\/05\/2026), H. Moh. Huzaini menegaskan bahwa persoalan yang terjadi di Desa Asem Raja bukan lagi kesalahan teknis biasa.<\/p>\n\n<p>\u201cIni bukan sekadar administrasi yang salah. Ada dugaan pembiaran yang membuat penyimpangan terus berlangsung dan merugikan masyarakat serta keuangan negara,\u201d tegasnya.<\/p>\n\n<p>Yang paling mengejutkan, masyarakat mengaku dipaksa ikut mengerjakan proyek desa tanpa menerima upah sepeser pun. Bahkan, warga disebut harus mengeluarkan biaya pribadi demi menyelesaikan pekerjaan yang seharusnya dibiayai penuh oleh Dana Desa.<\/p>\n\n<p>Padahal, berdasarkan ketentuan Permendagri Nomor 20 Tahun 2018, seluruh kegiatan yang bersumber dari Dana Desa wajib dilaksanakan sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB), termasuk pembayaran tenaga kerja.<br \/>Namun fakta di lapangan disebut bertolak belakang dengan laporan administrasi resmi.<\/p>\n\n<p>\u201cTidak ada pekerja yang dibayar. Tidak ada kontraktor. Semua dikerjakan masyarakat sendiri. Lalu anggaran ratusan juta itu ke mana?\u201d ujar Huzaini dengan nada geram.<\/p>\n\n<p>Tak berhenti di situ, laporan masyarakat juga mengungkap dugaan pemalsuan dokumen kegiatan desa. Dalam administrasi disebut proyek selesai sesuai spesifikasi, namun kondisi nyata di lapangan diklaim jauh berbeda.<\/p>\n\n<p>Situasi itu semakin memicu kemarahan warga karena Inspektorat Kabupaten Sampang dinilai gagal menjalankan fungsi pengawasan. Dugaan pelanggaran disebut telah berlangsung sejak 2024 hingga 2026 tanpa tindakan tegas.<\/p>\n\n<p>Bahkan, dalam laporan tersebut muncul dugaan adanya pembiaran sistematis terhadap pelanggaran hukum yang terus berulang.<\/p>\n\n<p>\u201cKalau pengawasan berjalan normal, tidak mungkin penyimpangan berlangsung bertahun-tahun. Ini yang membuat masyarakat kehilangan kepercayaan,\u201d ungkapnya.<\/p>\n\n<p>Sorotan tajam juga mengarah pada penunjukan Penjabat (Pj) Kepala Desa Asem Raja yang disebut berasal dari Dinas Perhubungan Kabupaten Sampang.<\/p>\n\n<p>Warga mempertanyakan kapasitas pejabat tersebut karena dinilai tidak memiliki latar belakang pemerintahan desa maupun pengelolaan keuangan desa.<\/p>\n\n<p>Menurut Huzaini, penempatan ASN dari dinas teknis perhubungan untuk mengelola Dana Desa bernilai ratusan juta rupiah dianggap janggal dan memunculkan dugaan adanya rekayasa birokrasi.<\/p>\n\n<p>\u201cBagaimana mungkin pejabat bidang lalu lintas ditempatkan mengelola keuangan desa. Ini memunculkan dugaan kuat adanya permainan agar penyimpangan tetap berjalan,\u201d katanya.<\/p>\n\n<p>Dalam tuntutannya, masyarakat meminta Kepala Inspektorat Kabupaten Sampang dicopot dari jabatannya karena dianggap gagal menjalankan pengawasan.<\/p>\n\n<p>Warga juga mendesak aparat penegak hukum memeriksa seluruh pihak terkait, mulai dari perangkat desa, camat, Inspektorat, hingga pejabat yang menunjuk Pj Kepala Desa.<\/p>\n\n<p>Selain audit total Dana Desa tahun 2024\u20132026 di Desa Asem Raja, masyarakat juga meminta pemeriksaan menyeluruh terhadap desa-desa lain di Kecamatan Jrengik.<\/p>\n\n<p>Tak hanya itu, warga menuntut pemulihan hak masyarakat berupa penggantian tenaga, waktu, dan biaya yang telah mereka keluarkan selama pengerjaan proyek desa.<\/p>\n\n<p>H. Moh. Huzaini menegaskan pihaknya siap mengawal kasus tersebut hingga ke jalur hukum.<br \/>\u201cPembiaran terhadap pelanggaran hukum adalah kejahatan struktural. Negara tidak boleh kalah oleh praktik pembiaran dan dugaan rekayasa birokrasi,\u201d pungkasnya.<\/p>\n\n<p>(Dok.KN +\/Admin)<\/p>\n\n<p>\u00a0<\/p>\n\t\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kabar Negeri | Sampang \u2014 Aroma dugaan korupsi Dana Desa kembali mengguncang publik. Kali ini, sorotan tajam mengarah ke Desa Asem Raja, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, setelah muncul laporan pengaduan nasional terkait dugaan penyimpangan anggaran desa senilai Rp165.432.200 yang disebut berlangsung secara sistematis dan dibiarkan bertahun-tahun. Bukan sekadar dugaan pelanggaran administrasi, kasus ini [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":4274,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12,14,415],"tags":[1321,1324,1325,1327,1328,1010],"class_list":["post-4273","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-daerah","category-hukum","category-kriminal","tag-danadesa","tag-desaasemraja","tag-inspektoratsampang","tag-jawatimur","tag-kabarnegeri","tag-sampang"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.7 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>RAMPAS KERINGAT RAKYAT!\u201d \u2014 Skandal Dana Desa Rp165 Juta di Sampang Meledak, Inspektorat Diduga Tutup Mata, Warga Dipaksa Kerja Tanpa Upah. - Kabar Negeri plus<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Skandal Dana Desa Rp165 juta di Desa Asem Raja, Sampang, Jawa Timur, memicu kemarahan warga. Inspektorat diduga gagal mengawasi, masyarakat dipaksa kerja tanpa upah, dan muncul dugaan penyimpangan anggaran serta pemalsuan dokumen proyek desa.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/index.php\/2026\/05\/25\/skandal-dana-desa-rp165-juta-sampang-warga-kerja-tanpa-upah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"RAMPAS KERINGAT RAKYAT!\u201d \u2014 Skandal Dana Desa Rp165 Juta di Sampang Meledak, Inspektorat Diduga Tutup Mata, Warga Dipaksa Kerja Tanpa Upah. - Kabar Negeri plus\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Skandal Dana Desa Rp165 juta di Desa Asem Raja, Sampang, Jawa Timur, memicu kemarahan warga. Inspektorat diduga gagal mengawasi, masyarakat dipaksa kerja tanpa upah, dan muncul dugaan penyimpangan anggaran serta pemalsuan dokumen proyek desa.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/index.php\/2026\/05\/25\/skandal-dana-desa-rp165-juta-sampang-warga-kerja-tanpa-upah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Kabar Negeri plus\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/share\/1F5x4PbjVM\/\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-05-24T23:55:14+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-05-24T23:56:44+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG_20260525_022821.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"716\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"924\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Yuli Fransyah\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Yuli Fransyah\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/index.php\/2026\/05\/25\/skandal-dana-desa-rp165-juta-sampang-warga-kerja-tanpa-upah\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/index.php\/2026\/05\/25\/skandal-dana-desa-rp165-juta-sampang-warga-kerja-tanpa-upah\/\"},\"author\":{\"name\":\"Yuli Fransyah\",\"@id\":\"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/#\/schema\/person\/c18889b72c5d149f2c31729fa4268b0c\"},\"headline\":\"RAMPAS KERINGAT RAKYAT!\u201d \u2014 Skandal Dana Desa Rp165 Juta di Sampang Meledak, Inspektorat Diduga Tutup Mata, Warga Dipaksa Kerja Tanpa Upah.\",\"datePublished\":\"2026-05-24T23:55:14+00:00\",\"dateModified\":\"2026-05-24T23:56:44+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/index.php\/2026\/05\/25\/skandal-dana-desa-rp165-juta-sampang-warga-kerja-tanpa-upah\/\"},\"wordCount\":561,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/index.php\/2026\/05\/25\/skandal-dana-desa-rp165-juta-sampang-warga-kerja-tanpa-upah\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG_20260525_022821.jpg\",\"keywords\":[\"DanaDesa\",\"DesaAsemRaja\",\"inspektoratSampang\",\"JawaTimur\",\"KabarNegeri\",\"Sampang\"],\"articleSection\":[\"Daerah\",\"Hukum\",\"Kriminal\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/index.php\/2026\/05\/25\/skandal-dana-desa-rp165-juta-sampang-warga-kerja-tanpa-upah\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/index.php\/2026\/05\/25\/skandal-dana-desa-rp165-juta-sampang-warga-kerja-tanpa-upah\/\",\"url\":\"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/index.php\/2026\/05\/25\/skandal-dana-desa-rp165-juta-sampang-warga-kerja-tanpa-upah\/\",\"name\":\"RAMPAS KERINGAT RAKYAT!\u201d \u2014 Skandal Dana Desa Rp165 Juta di Sampang Meledak, Inspektorat Diduga Tutup Mata, Warga Dipaksa Kerja Tanpa Upah. - Kabar Negeri plus\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/index.php\/2026\/05\/25\/skandal-dana-desa-rp165-juta-sampang-warga-kerja-tanpa-upah\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/index.php\/2026\/05\/25\/skandal-dana-desa-rp165-juta-sampang-warga-kerja-tanpa-upah\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG_20260525_022821.jpg\",\"datePublished\":\"2026-05-24T23:55:14+00:00\",\"dateModified\":\"2026-05-24T23:56:44+00:00\",\"description\":\"Skandal Dana Desa Rp165 juta di Desa Asem Raja, Sampang, Jawa Timur, memicu kemarahan warga. Inspektorat diduga gagal mengawasi, masyarakat dipaksa kerja tanpa upah, dan muncul dugaan penyimpangan anggaran serta pemalsuan dokumen proyek desa.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/index.php\/2026\/05\/25\/skandal-dana-desa-rp165-juta-sampang-warga-kerja-tanpa-upah\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/index.php\/2026\/05\/25\/skandal-dana-desa-rp165-juta-sampang-warga-kerja-tanpa-upah\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/index.php\/2026\/05\/25\/skandal-dana-desa-rp165-juta-sampang-warga-kerja-tanpa-upah\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG_20260525_022821.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG_20260525_022821.jpg\",\"width\":716,\"height\":924,\"caption\":\"Warga Bongkar Dugaan Permainan Dana Desa di Sampang, Laporan Dikirim ke Presiden dan KPK\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/index.php\/2026\/05\/25\/skandal-dana-desa-rp165-juta-sampang-warga-kerja-tanpa-upah\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Beranda\",\"item\":\"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"RAMPAS KERINGAT RAKYAT!\u201d \u2014 Skandal Dana Desa Rp165 Juta di Sampang Meledak, Inspektorat Diduga Tutup Mata, Warga Dipaksa Kerja Tanpa Upah.\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/#website\",\"url\":\"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/\",\"name\":\"KABAR NEGERI Plus\",\"description\":\"Mengawal Fakta Publik | Berita Terkini &amp; Terpercaya\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/#organization\",\"name\":\"KABAR NEGERI Plus\",\"url\":\"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/cropped-cropped-LOGO-KN-PLUS-2.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/cropped-cropped-LOGO-KN-PLUS-2.jpg\",\"width\":350,\"height\":212,\"caption\":\"KABAR NEGERI Plus\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/share\/1F5x4PbjVM\/\",\"https:\/\/youtube.com\/@mediaonlinekabarnegeri?si=dTzAa59_QIqmADvc\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/#\/schema\/person\/c18889b72c5d149f2c31729fa4268b0c\",\"name\":\"Yuli Fransyah\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/058652a021e9d69e67c9c9c06a5c15ff135072b648477ae53461d325f71bcf13?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/058652a021e9d69e67c9c9c06a5c15ff135072b648477ae53461d325f71bcf13?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Yuli Fransyah\"},\"url\":\"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/index.php\/author\/yuli-fransyah\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"RAMPAS KERINGAT RAKYAT!\u201d \u2014 Skandal Dana Desa Rp165 Juta di Sampang Meledak, Inspektorat Diduga Tutup Mata, Warga Dipaksa Kerja Tanpa Upah. - Kabar Negeri plus","description":"Skandal Dana Desa Rp165 juta di Desa Asem Raja, Sampang, Jawa Timur, memicu kemarahan warga. Inspektorat diduga gagal mengawasi, masyarakat dipaksa kerja tanpa upah, dan muncul dugaan penyimpangan anggaran serta pemalsuan dokumen proyek desa.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/index.php\/2026\/05\/25\/skandal-dana-desa-rp165-juta-sampang-warga-kerja-tanpa-upah\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"RAMPAS KERINGAT RAKYAT!\u201d \u2014 Skandal Dana Desa Rp165 Juta di Sampang Meledak, Inspektorat Diduga Tutup Mata, Warga Dipaksa Kerja Tanpa Upah. - Kabar Negeri plus","og_description":"Skandal Dana Desa Rp165 juta di Desa Asem Raja, Sampang, Jawa Timur, memicu kemarahan warga. Inspektorat diduga gagal mengawasi, masyarakat dipaksa kerja tanpa upah, dan muncul dugaan penyimpangan anggaran serta pemalsuan dokumen proyek desa.","og_url":"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/index.php\/2026\/05\/25\/skandal-dana-desa-rp165-juta-sampang-warga-kerja-tanpa-upah\/","og_site_name":"Kabar Negeri plus","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/share\/1F5x4PbjVM\/","article_published_time":"2026-05-24T23:55:14+00:00","article_modified_time":"2026-05-24T23:56:44+00:00","og_image":[{"width":716,"height":924,"url":"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG_20260525_022821.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Yuli Fransyah","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Yuli Fransyah","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/index.php\/2026\/05\/25\/skandal-dana-desa-rp165-juta-sampang-warga-kerja-tanpa-upah\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/index.php\/2026\/05\/25\/skandal-dana-desa-rp165-juta-sampang-warga-kerja-tanpa-upah\/"},"author":{"name":"Yuli Fransyah","@id":"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/#\/schema\/person\/c18889b72c5d149f2c31729fa4268b0c"},"headline":"RAMPAS KERINGAT RAKYAT!\u201d \u2014 Skandal Dana Desa Rp165 Juta di Sampang Meledak, Inspektorat Diduga Tutup Mata, Warga Dipaksa Kerja Tanpa Upah.","datePublished":"2026-05-24T23:55:14+00:00","dateModified":"2026-05-24T23:56:44+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/index.php\/2026\/05\/25\/skandal-dana-desa-rp165-juta-sampang-warga-kerja-tanpa-upah\/"},"wordCount":561,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/index.php\/2026\/05\/25\/skandal-dana-desa-rp165-juta-sampang-warga-kerja-tanpa-upah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG_20260525_022821.jpg","keywords":["DanaDesa","DesaAsemRaja","inspektoratSampang","JawaTimur","KabarNegeri","Sampang"],"articleSection":["Daerah","Hukum","Kriminal"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/kabarnegeriplus.com\/index.php\/2026\/05\/25\/skandal-dana-desa-rp165-juta-sampang-warga-kerja-tanpa-upah\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/index.php\/2026\/05\/25\/skandal-dana-desa-rp165-juta-sampang-warga-kerja-tanpa-upah\/","url":"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/index.php\/2026\/05\/25\/skandal-dana-desa-rp165-juta-sampang-warga-kerja-tanpa-upah\/","name":"RAMPAS KERINGAT RAKYAT!\u201d \u2014 Skandal Dana Desa Rp165 Juta di Sampang Meledak, Inspektorat Diduga Tutup Mata, Warga Dipaksa Kerja Tanpa Upah. - Kabar Negeri plus","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/index.php\/2026\/05\/25\/skandal-dana-desa-rp165-juta-sampang-warga-kerja-tanpa-upah\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/index.php\/2026\/05\/25\/skandal-dana-desa-rp165-juta-sampang-warga-kerja-tanpa-upah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG_20260525_022821.jpg","datePublished":"2026-05-24T23:55:14+00:00","dateModified":"2026-05-24T23:56:44+00:00","description":"Skandal Dana Desa Rp165 juta di Desa Asem Raja, Sampang, Jawa Timur, memicu kemarahan warga. Inspektorat diduga gagal mengawasi, masyarakat dipaksa kerja tanpa upah, dan muncul dugaan penyimpangan anggaran serta pemalsuan dokumen proyek desa.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/index.php\/2026\/05\/25\/skandal-dana-desa-rp165-juta-sampang-warga-kerja-tanpa-upah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kabarnegeriplus.com\/index.php\/2026\/05\/25\/skandal-dana-desa-rp165-juta-sampang-warga-kerja-tanpa-upah\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/index.php\/2026\/05\/25\/skandal-dana-desa-rp165-juta-sampang-warga-kerja-tanpa-upah\/#primaryimage","url":"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG_20260525_022821.jpg","contentUrl":"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG_20260525_022821.jpg","width":716,"height":924,"caption":"Warga Bongkar Dugaan Permainan Dana Desa di Sampang, Laporan Dikirim ke Presiden dan KPK"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/index.php\/2026\/05\/25\/skandal-dana-desa-rp165-juta-sampang-warga-kerja-tanpa-upah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Beranda","item":"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"RAMPAS KERINGAT RAKYAT!\u201d \u2014 Skandal Dana Desa Rp165 Juta di Sampang Meledak, Inspektorat Diduga Tutup Mata, Warga Dipaksa Kerja Tanpa Upah."}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/#website","url":"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/","name":"KABAR NEGERI Plus","description":"Mengawal Fakta Publik | Berita Terkini &amp; Terpercaya","publisher":{"@id":"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/#organization","name":"KABAR NEGERI Plus","url":"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/cropped-cropped-LOGO-KN-PLUS-2.jpg","contentUrl":"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/cropped-cropped-LOGO-KN-PLUS-2.jpg","width":350,"height":212,"caption":"KABAR NEGERI Plus"},"image":{"@id":"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/share\/1F5x4PbjVM\/","https:\/\/youtube.com\/@mediaonlinekabarnegeri?si=dTzAa59_QIqmADvc"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/#\/schema\/person\/c18889b72c5d149f2c31729fa4268b0c","name":"Yuli Fransyah","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/058652a021e9d69e67c9c9c06a5c15ff135072b648477ae53461d325f71bcf13?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/058652a021e9d69e67c9c9c06a5c15ff135072b648477ae53461d325f71bcf13?s=96&d=mm&r=g","caption":"Yuli Fransyah"},"url":"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/index.php\/author\/yuli-fransyah\/"}]}},"featured_image_urls":{"full":["https:\/\/kabarnegeriplus.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG_20260525_022821.jpg",716,924,false],"thumbnail":["https:\/\/kabarnegeriplus.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG_20260525_022821-150x150.jpg",150,150,true],"medium":["https:\/\/kabarnegeriplus.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG_20260525_022821-232x300.jpg",232,300,true],"medium_large":["https:\/\/kabarnegeriplus.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG_20260525_022821.jpg",640,826,false],"large":["https:\/\/kabarnegeriplus.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG_20260525_022821.jpg",640,826,false],"1536x1536":["https:\/\/kabarnegeriplus.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG_20260525_022821.jpg",716,924,false],"2048x2048":["https:\/\/kabarnegeriplus.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG_20260525_022821.jpg",716,924,false],"cvmm-medium":["https:\/\/kabarnegeriplus.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG_20260525_022821-300x300.jpg",300,300,true],"cvmm-medium-plus":["https:\/\/kabarnegeriplus.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG_20260525_022821-305x207.jpg",305,207,true],"cvmm-portrait":["https:\/\/kabarnegeriplus.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG_20260525_022821-400x600.jpg",400,600,true],"cvmm-medium-square":["https:\/\/kabarnegeriplus.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG_20260525_022821-600x600.jpg",600,600,true],"cvmm-large":["https:\/\/kabarnegeriplus.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG_20260525_022821.jpg",716,924,false],"cvmm-small":["https:\/\/kabarnegeriplus.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG_20260525_022821-130x95.jpg",130,95,true]},"author_info":{"info":["Yuli Fransyah"]},"category_info":"<a href=\"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/index.php\/category\/daerah\/\" rel=\"category tag\">Daerah<\/a> <a href=\"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/index.php\/category\/hukum\/\" rel=\"category tag\">Hukum<\/a> <a href=\"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/index.php\/category\/kriminal\/\" rel=\"category tag\">Kriminal<\/a>","tag_info":"Kriminal","comment_count":"0","wpmagazine_modules_lite_featured_media_urls":{"thumbnail":["https:\/\/kabarnegeriplus.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG_20260525_022821-150x150.jpg",150,150,true],"cvmm-medium":["https:\/\/kabarnegeriplus.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG_20260525_022821-300x300.jpg",300,300,true],"cvmm-medium-plus":["https:\/\/kabarnegeriplus.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG_20260525_022821-305x207.jpg",305,207,true],"cvmm-portrait":["https:\/\/kabarnegeriplus.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG_20260525_022821-400x600.jpg",400,600,true],"cvmm-medium-square":["https:\/\/kabarnegeriplus.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG_20260525_022821-600x600.jpg",600,600,true],"cvmm-large":["https:\/\/kabarnegeriplus.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG_20260525_022821.jpg",716,924,false],"cvmm-small":["https:\/\/kabarnegeriplus.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG_20260525_022821-130x95.jpg",130,95,true],"full":["https:\/\/kabarnegeriplus.com\/wp-content\/uploads\/2026\/05\/IMG_20260525_022821.jpg",716,924,false]},"categories_names":{"12":{"name":"Daerah","link":"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/index.php\/category\/daerah\/"},"14":{"name":"Hukum","link":"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/index.php\/category\/hukum\/"},"415":{"name":"Kriminal","link":"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/index.php\/category\/kriminal\/"}},"tags_names":{"1321":{"name":"DanaDesa","link":"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/index.php\/tag\/danadesa\/"},"1324":{"name":"DesaAsemRaja","link":"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/index.php\/tag\/desaasemraja\/"},"1325":{"name":"inspektoratSampang","link":"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/index.php\/tag\/inspektoratsampang\/"},"1327":{"name":"JawaTimur","link":"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/index.php\/tag\/jawatimur\/"},"1328":{"name":"KabarNegeri","link":"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/index.php\/tag\/kabarnegeri\/"},"1010":{"name":"Sampang","link":"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/index.php\/tag\/sampang\/"}},"comments_number":"0","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4273","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4273"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4273\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4278,"href":"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4273\/revisions\/4278"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4274"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4273"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4273"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kabarnegeriplus.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4273"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}